Pariwisata Tak Bisa Asal Jalan, Kemenpar Buka Arah Baru Penataan
Jumat, 19 Des 2025, 21:35 WIBJAKARTA â Merumuskan arah penataan pariwisata menjadi penting untuk memastikan pertumbuhan sektor ini berjalan berkelanjutan dan tidak menimbulkan tekanan sosial maupun lingkungan.
Tanpa perencanaan yang jelas, peningkatan kunjungan berisiko memicu degradasi destinasi, ketimpangan manfaat ekonomi, serta konflik ruang.
Karena itu, penataan pariwisata yang terarah diperlukan agar pengembangan destinasi selaras dengan daya dukung, kearifan lokal, dan tujuan jangka panjang pembangunan daerah.
Kementerian Pariwisata mempublikasikan buku âArchipelago Indonesia Emas 2045: Penataan Pariwisata Indonesia yang Berdaulat, Berkualitas, dan Berkelanjutanâ sebagai rujukan strategis dalam merumuskan arah pembangunan pariwisata nasional menuju Indonesia Emas 2045.
âBuku ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kontribusi sektor pariwisata sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045," kata Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar Martini M. Paham dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (19/12).
Martini menyampaikan bahwa buku ini diharapkan menjadi referensi penting dalam mendorong transformasi pariwisata Indonesia yang tangguh, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Buku âArchipelago Indonesia Emas 2045â mengulas pentingnya penguatan ekosistem pariwisata yang adaptif dan bertanggung jawab. Di dalamnya dirangkum berbagai gagasan strategis terkait penguatan tata kelola pariwisata, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan konektivitas destinasi, serta peningkatan kualitas pengalaman wisata yang berlandaskan budaya dan prinsip keberlanjutan.
âBuku ini hadir sebagai kontribusi pemikiran kolektif para pakar dan praktisi, sekaligus menawarkan perspektif yang komprehensif untuk mewujudkan transformasi pariwisata nasional yang efektif dan berkelanjutan,â kata dia.
Sementara itu, Asisten Deputi Manajemen Strategis Kemenpar I Gusti Ayu Dewi Hendriyani menambahkan bahwa buku ini diharapkan dapat mendukung penguatan koordinasi lintas sektor serta menjadi dasar perumusan kebijakan pariwisata jangka panjang.
âKami berharap buku ini dapat menjadi rujukan strategis bagi pemerintah, industri, dan masyarakat dalam mengembangkan pariwisata Indonesia yang berdaya saing, berdaulat, dan berkelanjutan,â ujar Dewi.
- Kemenpar
- pariwisata
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemenpar dan Aljazair Sepakat Kerja Sama Perkuat Sektor Pariwisata
-
Bupati Harapkan PMI Banyumas Kian produktif dan Profesional
-
Umat Hindu Berharap Presiden Prabowo Hadiri Perayaan Dharma Santi Nasional di Bali
-
Kerja Bakti Massal DKI, Gubernur Pramono: Tak Mau Masuk Gorong-gorong yang Bekerja Pikiran dan Otaknya
-
Jasa Marga Percepat Inspeksi dan Perbaikan Perkerasan Jalan Tol Demi Keselamatan Pengguna
-
Pemkot Palembang Normalisasi Empat Anak Sungai di Gandus
-
Masih Banjir di Senin Pagi, Tiga Rute Transjakarta Dialihkan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.