Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakan Satwa Bandung Zoo Sementara Ditanggung Kemenhut

📅 Jumat, 19 Des 2025, 08:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pakan Satwa Bandung Zoo Sementara Ditanggung Kemenhut Doc: ANTARA
Ket. Petugas saat menyiapkan pakan bagi para satwa di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/12/2025).

KOTA BANDUNG – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat memastikan pemenuhan pakan satwa di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) untuk sementara ditanggung oleh Kementerian Kehutanan (Kemenhut) guna mencegah kekurangan pakan.

Penyuluh Kehutanan BBKSDA Jawa Barat, Taufik Hamzah, mengatakan pihaknya bersama tim terus melakukan pemantauan rutin terhadap ketersediaan pakan dan kondisi satwa di Bandung Zoo.

“Negara hadir untuk memastikan satwa tidak sampai kekurangan pakan. Dukungan ini sifatnya sementara, selama masa kekosongan,” kata Taufik di Bandung, Kamis (18/12).

Taufik mengakui stok pakan satwa saat ini berada dalam kondisi menipis sehingga memerlukan dukungan tambahan dari pemerintah pusat.

“Fokus kami memantau persediaan pakan dan kondisi satwa. Untuk dukungan pakan dari Kementerian Kehutanan, prosesnya sudah berjalan sejak pekan lalu. Namun kepastian teknis penyalurannya harus dikonfirmasi langsung ke balai,” ujarnya.

Dalam pemantauan tersebut, BBKSDA tidak menemukan adanya laporan kematian satwa dalam waktu dekat. Kematian terakhir tercatat terjadi pada periode Oktober–November lalu, di antaranya banteng, rusa, dan burung merak.

“Selain itu, terdapat beberapa satwa dengan kondisi cacat atau stres yang ditempatkan di area khusus dan tidak dipamerkan ke publik, demi menjaga kesejahteraan hewan dan menghindari potensi gangguan,” kata dia.

Taufik memastikan koordinasi antara pengelola Bandung Zoo dan Kementerian Kehutanan terus dilakukan untuk mempercepat dukungan pakan.

“Kami berupaya agar tidak terjadi kekosongan pakan. Saat ini proses sudah berjalan, tinggal menunggu mekanisme penyaluran,” kata Taufik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.