KKN Tematik Tanggap Bencana Memperkuat Upaya Pemulihan Aceh Tamiang dan Kuala Simpang

Jumat, 19 Des 2025, 17:35 WIB

Makassar - Mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tanggap Bencana Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar memperkuat upaya pemulihan dengan berbagai kegiatan yang membantu masyarakat Aceh Tamiang dan Kuala Simpang, Provinsi Aceh.

Mahasiswa Unhas bersama berbagai unsur relawan dan pemangku kepentingan melaksanakan rangkaian kegiatan kemanusiaan yang mencakup distribusi bantuan sembako, pemenuhan akses air bersih, observasi lapangan, dukungan psikososial, serta aksi gotong royong membersihkan lingkungan.

Ket. Foto: Mahasiswa KKN Tematik Tanggap Bencana Unhas melakukan berbagai kegiatan diantaranya pemenuhan air bersih bagi korban bencana di Aceh Tamiang. — Sumber: Antara

Kepala Pusat Studi Kebencanaan LPPM Unhas Ilham Alimuddin MGIS PhD dalam keterangannya di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, berharap apa yang telah dilakukan mahasiswa KKN dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.

Ia mengatakan, pemenuhan kebutuhan dasar khususnya akses air bersih juga menjadi salah satu fokus utama kegiatan.

Tim KKN Tematik Unhas melakukan pengambilan dan distribusi air bersih ke sejumlah titik di Kecamatan Bendahara dan Kecamatan Upah.

Selain distribusi, tim juga menyediakan dan memasang set pompa air lengkap dengan alat penjernih serta tandon penampungan air, sekaligus membersihkan sumur milik warga agar kembali layak digunakan sebagai sumber air bersih.

Hingga Rabu (17/12), distribusi air bersih telah menjangkau Desa Kota Kuala Simpang, Dusun Amaliyah, Masjid Al-Chairiyah, serta wilayah Kecamatan Bendahara, dengan total penerima manfaat sebanyak 230 kepala keluarga atau sekitar 485 jiwa.

Pemenuhan air bersih dilakukan melalui pengisian dari PDAM setempat serta pemanfaatan sumber air yang telah dipasangi pompa dan filter oleh tim di lapangan.

Selain itu, pembersihan tandon dan penampungan air warga turut dilakukan sebagai langkah antisipasi risiko kesehatan pascabencana, menyusul ditemukannya kondisi penampungan air yang tidak higienis di beberapa lokasi.

Program WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) juga dilaksanakan di beberapa lokasi terdampak, seperti Pondok Pesantren Ibnu Hasan, Sukajadi RT 1 Kuala Simpang, Desa Lando di sekitar Masjid An-Nur, serta kawasan pemukiman sekitar Kantor Pemadam Kebakaran Kuala Simpang.

Program ini difokuskan pada pemenuhan air bersih, peningkatan sanitasi, edukasi kebersihan lingkungan, serta pencegahan potensi penyakit pascabencana.

  • bencana alam

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.