Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KTT Trump-Kim Diperkirakan Terjadi Tahun Depan

📅 Kamis, 18 Des 2025, 12:25 WIB | Oleh: Tim Redaksi
KTT Trump-Kim Diperkirakan Terjadi Tahun Depan Doc: AFP/Jung Yeon-je
Ket. Peluang KTT -Seorang pria menyaksikan tayangan berita mengenai pertemuan antara Presiden AS, Donald Trump, dan pemimpin Korut, Kim Jong-un, melalui monitor televisi yang ada di sebuah stasiun kereta di Seoul, Korsel. Sebuah lembaga penelitian menyebut peluang pertemuan puncak Korut-AS besar kemungkinannya terjadi pada tahun 2026. 

SEOUL - Peluang pertemuan puncak Korea Utara-AS pada tahun 2026 tampaknya lebih tinggi, tetapi kebangkitan dialog antar-Korea tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat, menurut laporan sebuah lembaga penelitian yang berafiliasi dengan pemerintah.

Hubungan Pyongyang yang semakin erat dengan Tiongkok dan Russia mengurangi insentifnya untuk berinteraksi dengan Seoul, bahkan ketika kebuntuan AS-Korea Utara (Korut) yang berlanjut hingga tahun 2025 tidak harus berlanjut hingga tahun 2026, demikian menurut perkiraan tahunan Institut Urusan Luar Negeri dan Keamanan Nasional (IFANS) pada Selasa (16/12).

“Kemungkinan diadakannya kembali pertemuan tingkat pemimpin telah meningkat sampai batas tertentu, dengan kedua pemimpin memiliki kesamaan pandangan, termasuk keinginan bersama untuk mengadakan pertemuan puncak, kerangka kerja hidup berdampingan secara damai, dan penundaan agenda denuklirisasi ke tahap selanjutnya,” kata laporan itu tentang potensi pertemuan puncak Presiden Donald Trump dengan pemimpin Korut, Kim Jong-un.

Secara khusus, kunjungan Presiden Trump ke Tiongkok yang dijadwalkan pada April 2026 dapat membuka peluang untuk menghidupkan kembali pembicaraan Trump-Kim, yang terhenti sejak Juni 2019, meskipun pertemuan puncak tersebut belum tentu berlangsung di Tiongkok.

Dalam pengarahan mengenai pandangan mereka, para penulis IFANS mengatakan bahwa perhitungan politik Kim Jong-un akan dibentuk terutama oleh cakupan potensi pencabutan sanksi AS, dan, kedua, oleh kemajuan upaya Presiden Trump untuk mengakhiri perang Russia di Ukraina serta setiap perubahan yang menyertainya dalam hubungan AS-Russia.

Profesor IFANS, Lee Sang-sook, mencatat bahwa faktor terpenting adalah sejauh mana pencabutan sanksi di samping faktor Russia.

“AS dapat menjajaki sejauh mana kemungkinan pelonggaran sanksi, dan jika Pyongyang menganggapnya dapat diterima, dialog AS-Korut memiliki peluang bagus untuk dilanjutkan,” kata Profesor Lee. The Korea Herald/Asia News Network/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
Luar Negeri
Demo Pelajar Prancis Beruju...
Luar Negeri
Norwegia Sepakat Naikkan Ba...

Kemarau Panjang, Harga Cabai Kian Pedas

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Kemarau Panjang, Harga Caba...

DPR sahkan UU Satu Data Indonesia

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR sahkan UU Satu Data Ind...

ZEE Bulgaria Diserang Drone Misterius

48 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
ZEE Bulgaria Diserang Drone...
Advertisement
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI.

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.