Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Targetkan Pengembangan PLTS hingga Total Kapasitas 100 Gigawatt

30 Kamis, 18 Des 2025, 18:20 WIB | Oleh:
Indonesia Targetkan Pengembangan PLTS hingga Total Kapasitas 100 Gigawatt Indonesia Targetkan Pengembangan PLTS hingga Total Kapasitas 100 Gigawatt Doc: Biro Humas PMSE PLTS Terapung Cirata

JAKARTA - Indonesia menargetkan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga mencapai total kapasitas 100 gigawatt (GW). Demikian disampaikan Outreach and Stakeholder Manager PMSE PLTS Terapung Cirata, Respati Adi Katmoyo, Rabu (17/12) di Purwakarta, Jawa Barat.

"Untuk memenuhi kebutuhan listrik di seluruh Indonesia diperlukan 1.000 PLTS seperti PLTS Terapung Cirata," ujar dia.

Menurut dia, pemanfaatan waduk sebagai lokasi PLTS memberikan keunggulan tersendiri, terutama dari sisi kemudahan akuisisi lahan.

"Kami bisa memanfaatkan sekitar 250 hektare area waduk untuk PLTS," ujar dia.

PLTS Terapung Cirata tercatat sebagai yang terbesar di Indonesia dengan kapasitas 192 megawatt peak (MWp).

Selain menghasilkan energi bersih, lanjut Respati, keberadaan PLTS terapung juga mampu menekan laju evaporasi air waduk. Saat kemarau, PLTS terapung dapat berkontribusi menahan penurunan volume air di sejumlah waduk.

"Sinergi PLTA dan PLTS sangat baik untuk mendukung ketahanan energi dan pengelolaan sumber daya air,” ujar dia.

Dengan potensi sekitar 192 waduk di seluruh Indonesia, pengembangan PLTS terapung masih sangat terbuka.

"Ini juga berpeluang menjadi salah satu pilar utama bauran energi nasional ke depan," kata Respati.

PLTS Terapung Cirata merupakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala besar pertama yang dibangun dan dioperasikan di Indonesia. Sebagai pengelola PLTS ini adalah PT Pembangkitan Jawa Bali Masar Solar Energi (PMSE). Ini merupakan perusahaan patungan antara PT PLN Nusantara Renewables dan Masdar dari Uni Emirat Arab.

Kehadiran proyek ini tidak hanya menandai langkah penting dalam transisi energi nasional. Ini juga berperan strategis dalam pengembangan sumber daya manusia dan teknologi PLTS di Tanah Air. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Aksi Kamisan ke-931 di Jakarta

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Aksi Kamisan ke-931 di Jakarta
Megapolitan
414 Pelajar Jaksel Nikmati ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

KPK Ungkap Negara Rugi Triliunan Rupiah akibat Kasus Cukai PT Djarum

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.