BPBD Agam: Satu Dusun Masih Terisolir Dampak Bencana Alam
Kamis, 18 Des 2025, 10:59 WIBLUBUK BASUNG â Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menyatakan Jorong (Dusun) Pinang Balirik, Nagari atau Desa Pagadih, Kecamatan Palupuh, masih terisolir dampak bencana hidrometeorologi hingga Kamis ini.
"Jalan menuju lokasi masih tertimbun tanah longsor, sehingga akses terputus. Kami masih terus berupaya membuka akses jalan ke daerah itu," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, di Lubuk Basung, Kamis (18/12).
Ia mengatakan di Pinang Balirik, Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuh memiliki 10 Kepala Keluarga dengan 26 jiwa.
Dengan kondisi tersebut Pemkab Agam berupaya untuk membuka akses lalu lintas dengan membuang material tanah longsor secepat mungkin, agar tidak terisolir lagi.
"Kami telah mengerahkan alat berat, namun lokasi cukup banyak titik tanah longsor di Pagadih, sehingga membersihkan material tanah longsor menuju Pinang Balirik," katanya.
Ia menambahkan banjir bandang, tanah longsor, dan lainnya, melanda daerah itu mengakibatkan sejumlah daerah yang terisolir akibat jalan tertimbun tanah longsor dan badan jalan terban.
Material tanah longsor telah dibersihkan, kata dia, menggunakan alat berat dan jalan terban telah dibangun jembatan darurat.
Untuk Kampung Harapan, Jorong Anak Aia Kijang, Nagari Nan Tujuh, Kecamatan Palupuh, lanjut dia, sudah bisa akses dengan jalan kaki.
Sementara enam jorong di Nagari Malalak Timur dan Nagari Utara, Kecamatan Malalak, hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Sedangkan Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak, hanya bisa dilalui melalui sungai atau melewati daerah Kabupaten Padang Pariaman.
Kemudian Jorong Pambatuangan, Nagari Lawang, Kecamatan Matur, kata dia, hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua.
Lalu Jorong Lambeh, Nagari Ampek Koto Palembayan dan Jorong Sumbarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, baru bisa diakses dengan jalan kaki. Selain itu empat jorong di tiga nagari, Kecamatan Tanjung Raya, sudah bisa diakses setelah dibangun jembatan darurat.
"Kami berusaha secepat mungkin agar akses lalulintas kembali normal di daerah itu," katanya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bengkayang Kalbar Perkuat Layanan Publik Ramah Anak
-
Gempa M 4,9 Guncang Bekasi! Satu Mushola Roboh, Warga Diminta Tetap Waspada
-
Papua Menyala! Pemerintah Pastikan Pelosok Tak Ketinggalan Terang
-
"Father Mother Sister Brother" Jadi Film Terbaik di Festival Film Venesia 2025
-
Indonesia Menang Sengketa Biodiesel Lawan Uni Eropa di WTO
-
Dua Kakak Kandung di Kota Bandung Aniaya Adik hingga Tewas
-
Gig Economy Pola Kerja yang Lebih Fleksibel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.