Pheu Thai Ajukan Keponakan Eks Pemimpin Thaksin sebagai Calon PM

Rabu, 17 Des 2025, 02:40 WIB

BANGKOK - Partai populis yang didirikan oleh mantan pemimpin Thailand, Thaksin Shinawatra, pada hari Selasa (16/12) menominasikan keponakannya sebagai pilihan utama mereka untuk posisi perdana menteri dalam pemilihan mendatang.

Thaksin, seorang tokoh politik berusia 76 tahun dan salah satu orang terkaya di Thailand, saat ini menjalani hukuman penjara di Bangkok karena korupsi selama masa jabatannya. Partainya, Pheu Thai, memilih profesor teknik biomedis Yodchanan Wongsawat sebagai kandidat perdana menteri pertama mereka dalam pemilihan umum yang akan diadakan pada 8 Februari.

Ket. Foto: Yodchanan Wongsawat — Sumber: Mahidol University

Yodchanan, 46 tahun, adalah putra mantan Perdana Menteri Somchai Wongsawat dan saudara perempuan Thaksin, Yaowapa Wongsawat.

Ia mengatakan kepada wartawan di ibu kota pada Selasa bahwa hubungannya dengan Thaksin membawa keuntungan berupa visi yang unik.

"Saya pikir itu akan menjadi keuntungan bagi kami sebagai sebuah partai. Kami sebenarnya memiliki satu visi yang akan diperuntukkan bagi rakyat," kata Yodchanan.

Ketika ditanya tentang kebijakan keamanannya, di tengah bentrokan perbatasan mematikan dengan Kamboja yang kembali berkobar setelah konflik berkepanjangan kembali memanas bulan ini, Yodchanan mengatakan bahwa hal itu akan mudah.

"Kedaulatan akan menjadi prioritas, dan kita perlu menyelamatkan rakyat kita," tegas dia.

Pertempuran yang kembali berkobar telah menewaskan sedikitnya 32 orang, termasuk 16 tentara Thailand, seorang warga sipil Thailand, dan 15 warga sipil di Kamboja, kata para pejabat. Konflik ini juga telah menyebabkan sekitar 800.000 orang mengungsi di kedua belah pihak.

Pemegang Paten

Yodchanan terjun ke dunia politik pada tahun 2014, mencalonkan diri sebagai anggota parlemen di Chiang Mai, benteng kekuatan Shinawatra di wilayah utara. Namun pengadilan kemudian membatalkan pemilu tersebut setelah para pengunjuk rasa yang menentang pemerintah yang dipimpin oleh saudara perempuan Thaksin, Yingluck, memblokir lokasi pemungutan suara.

Yodchanan menerima gelar PhD di bidang teknik elektro dari Universitas Texas di Arlington, Amerika Serikat dan mengajar di fakultas teknik biomedis di Universitas Mahidol di Thailand.

Menurut CV yang diberikan oleh partainya, ia memegang paten untuk beberapa perangkat medis, termasuk "kursi roda yang dikendalikan otak" dan "sistem alarm tidur berbasis otak".

Klan Shinawatra selama dua dekade terakhir telah menjadi musuh utama elite promiliter dan prokerajaan Thailand, yang memandang politik populis mereka sebagai ancaman terhadap tatanan sosial tradisional.

Namun dinasti Shinawatra telah menghadapi serangkaian kemunduran hukum dan politik, termasuk pemecatan putri Thaksin, Paetongtarn, sebagai perdana menteri berdasarkan perintah pengadilan pada Agustus lalu karena pelanggaran etika.

Sementara itu dua kandidat perdana menteri lainnya dari Partai Pheu Thai termasuk pemimpin partai dan mantan wakil menteri keuangan Julapun Amornvivat, serta politisi veteran Suriya Jungrungreangkit. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.