Menjelang Rilis Data Pekerjaan AS Akhir Tahun, Harga Emas Naik karena Pelemahan Dolar

Rabu, 17 Des 2025, 23:41 WIB

WASHINGTON DC - Harga emas naik tipis pada hari Selasa (16/12), didukung oleh pelemahab dolar, karena investor menunggu rilis data pekerjaan utama Amerika Serikat yang dapat membentuk harapan untuk jalur kebijakan Federal Reserve di tahun baru.

Dilansir Business Recorder, spot emas naik 0,1 persen pada 4.311,64 dolar AS per ons, pada 0230 GMT, memperpanjang reli tahun-ke-tanggal lebih dari 64 persen yang telah melihat bullion memecahkan beberapa rekor. Emas berjangka AS sedikit berubah pada 4.333,20 dolar AS.

Ket. Foto: Harga emas spot naik 0,1 persen menjadi 4.311,64 dolar AS per ons — Sumber: Istimewa

Dolar AS melayang di dekat level terendah dua bulan di awal perdagangan Asia, memberikan dukungan kepada bullion yang dibiayai greenback.

“Kinerja dolar tetap tenang yang membantu menjaga harga emas di kaki depan ... Pasar percaya bahwa Fed dapat meremehkan jumlah penurunan suku bunga tahun depan,” kata Kepala Analis Pasar Perdagangan KCM, Tim Waterer.

Pedagang menetapkan harga dalam probabilitas 76 persen dari penurunan suku bunga 25 basis poin pada bulan Januari, dengan beberapa mengharapkan dua pemotongan, menurut alat FedWatch CME.

Doket data minggu ini diperkirakan akan menawarkan petunjuk baru tentang seberapa cepat Fed dapat melonggarkan kebijakan pada tahun 2026.

Jika data pasar tenaga kerja memperkuat pandangan bahwa lapangan kerja tetap menjadi titik lemah, emas dapat diuntungkan karena memperkuat kasus untuk penurunan suku bunga sebelumnya, kata Waterer.

Gubernur Fed Stephen Miran mengatakan inflasi di atas target saat ini tidak mencerminkan dinamika penawaran dan permintaan yang mendasari yang menghasilkan kenaikan harga lebih dekat ke target 2 persen bank sentral.

Laporan ketenagakerjaan gabungan AS untuk Oktober dan November, yang dijadwalkan pada hari Selasa, akan kekurangan beberapa rincian setelah penutupan pemerintah membatasi pengumpulan data, termasuk tingkat pengangguran Oktober.

Non-yielding bullion biasanya tumbuh subur di lingkungan tingkat rendah.

Analis ANZ menandai risiko terbalik, mengatakan emas bisa menguji 5.000 dolar AS per ons tahun depan. Spot silver turun 1,2 persen menjadi 63,11 dolar AS per ons, melayang di dekat rekor tertinggi Jumat 64,65 dolar AS.

Waterer dari KCM mengatakan logam mempertahankan nada bullish karena permintaan industri tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, setelah reli 121 persen tahun ini didorong oleh permintaan industri dan investasi perusahaan dan pengetatan persediaan.

Spot platinum naik 1,9 persen menjadi  1.816,15 dolar AS, sementara paladium naik 0,6 persen menjadi 1.576,25 dolar AS.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.