Harga Pangan Lebih Terkendali, FDP Perkuat Distribusi ke Wilayah Terluar

Rabu, 17 Des 2025, 00:00 WIB

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengambil langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga pangan di wilayah terluar dan kepulauan, terutama menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Fokus kebijakan diarahkan pada pencegahan gejolak harga akibat lonjakan permintaan musiman dan keterbatasan pasokan di daerah terpencil.

Salah satu strategi kunci yang ditempuh adalah memasok bahan pangan dari daerah surplus ke wilayah defisit. Pendekatan ini tidak hanya menjaga ketersediaan pasokan, tetapi juga menekan potensi disparitas harga, sehingga stabilitas pangan tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momentum Nataru.

Ket. Foto: Badan Pangan Nasional (Bapanas) — Sumber: istimewa

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono menyampaikan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) menjadi instrumen utama yang diandalkan untuk mendorong pemerataan distribusi sekaligus menjaga stabilitas harga pangan pokok strategis di daerah. “Khusus untuk daerah defisit, Bapanas memastikan sumber pasokan berasal dari sentra produksi,” ujarnya di Jakarta, Selasa (16/12).

Maino menjelaskan pemerintah pusat dan daerah menyiapkan program bantuan distribusi untuk memobilisasi pangan dari daerah sentra ke wilayah defisit agar ketersediaan dan keterjangkauan harga terjaga selama Nataru, didukung oleh kesiapan stok Perum Bulog yang tersebar di seluruh Indonesia.

Adapun realisasi FDP secara nasional sampai 6 Desember 2025 mencapai total 1.001 ton berbagai jenis pangan dengan menyasar ke berbagai wilayah. Sebagai rinciannya, beras 788.555 kg, kedelai 120.800 kg, minyak goreng 46.120 kg, gula 46.000 kg, dan komoditas lainnya 450 kg.

Seperti diketahui, instumen FDP disiapkan untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan di daerah sehingga tercipta stabilitas harga dan pasokan. Dalam FDP, Bapanas menanggung biaya distribusi pangan dari daerah sentra produksi ke daerah yang sedang mengalami defisit stok atau fluktuasi harga.

Jadi Prioritas

Bapanas melaksanakan FDP menjelang Nataru dengan menyalurkan pangan ke Kabupaten Kepulauan Sangihe, Talaud, dan Sitaro di Sulawesi Utara, yang menjadi prioritas karena kondisi kepulauan dan kebutuhan dukungan logistik khusus.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang sedang menghadapi situasi sulit akibat cuaca ekstrem. Ini bukan sekadar beras, tetapi bentuk kehadiran pemerintah di tengah rakyat,” ujar Wakil Bupati Kepulauan Sitaro Heronimus Makainas.

  • Akses Logistik

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.