• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Amustra Dideklarasikan, Pe...

Amustra Dideklarasikan, Perkuat Ekosistem Musik Nusantara yang Inklusif dan Berkelanjutan

Selasa, 16 Des 2025, 19:58 WIB

JAKARTA – Indonesia memiliki kekayaan musik daerah dengan ribuan lagu dan alat musik unik yang terus dilestarikan oleh para seniman lokal. Hadir organisasi bernama Asosiasi Musisi Nusantara (Amustra) untuk mendukung perkembangan musisi Nusantara serta memperjuangkan hak dan profesionalisme.

“Ini adalah babak baru dalam pengembangan ekosistem musik Indonesia yang lebih kuat, inklusif dan berkelanjutan,” kata Ketua Umum Amustra Prof. Drs. Mauly Purba, M.A., Ph.D., dalam acara Deklarasi dan Peluncuran Amustra, di Jakarta pada hari Selasa (16/12).

Ket. Foto: Acara Deklarasi dan Peluncuran Asosiasi Musisi Nusantara (Amustra), di Jakarta pada hari Selasa (16/12). Organisasi ini hadir untuk memperjuangkan profesionalisme, hak, dan pelestarian musik Nusantara melalui edukasi, kolaborasi, serta penguatan ekosistem musik Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan. — Sumber: Koran Jakarta - Haryo Brono

Ia mengungkapkan, Amustra lahir untuk memperlengkapi, memberdayakan musisi Nusantara agar memiliki hak, akses, dukungan untuk berkarya dengan standar profesional yang diakui. Organisasi ini bergerak di berbagai bidang yang mencakup pengkajian, penyajian, pendidikan, penciptaan, hingga tata kelola music.

“Dengan tujuan menghadirkan ekosistem musik Indonesia yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Amustra yang didirikan pada 14 Maret 2025 ini diharapkan menjadi tonggak penting lahirnya komunitas musisi yang bersatu, berdaya, dan berpengaruh dalam perkembangan industri musik tanah air.

"Kami adalah organisasi independen yang berkomitmen untuk memperjuangkan profesionalisme, edukasi, pelestarian, dan pemberdayaan musisi Nusantara. Amustra hadir sebagai ruang kolaborasi lintas disiplin, lintas budaya, dan lintas generasi untuk memastikan masa depan musik Indonesia semakin maju, inklusif, dan berdaya saing global," tambahnya.

Secara khusus, Amustra bertujuan untuk mewujudkan ekosistem musik Nusantara yang sehat dan berkelanjutan, menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta dalam pengembangan musik Nusantara, serta memberikan edukasi kepada para musisi terkait perlindungan hak cipta dan tata kelola profesi musik.

“Visi kami adalah mewujudkan ekosistem musik di Nusantara yang sehat dan berkelanjutan, menjalin kerja sama dengan pihak pemerintah dan swasta dalam pengembangan musik di Nusantara dan memberikan edukasi bagi musisi terkait perlindungan hak cipta,” katanya lagi.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Amustra mengemban sejumlah misi strategis, antara lain:

1. Membina serta memperlengkapi musisi dengan keterampilan, wawasan, dalam berbagai aspek music untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.

2. Melakukan edukasi terhadap hak-hak musisi terkait royalti, hak cipta, dan kesejahteraan.

3. Membangun sistem tata kelola musik yang profesional, berkelanjutan, dan berbasis nilai-nilai keadilan serta keberagaman dalam musik.

4. Membangun sinergitas di antara musisi, akademisi, pelaku industri musik, komunitas, serta pemangku kepentingan lainnya guna menciptakan ekosistem musik yang dinamis dan inklusif.

5. Melaksanakan penelitian dan pengkajian musik sebagai landasan untuk inovasi, pelestarian, serta pengembangan musik yang berbasis budaya dan keilmuan.

6. Menyelenggarakan pelatihan, seminar, dan festival musik di tingkat nasional dan internasional.

7. Mempromosikan musik Nusantara ke tingkat nasional dan internasional.

Adapun sejumlah isu penting yang akan diperjuangkan oleh Amustra, antara lain:

1. Penguatan Edukasi Musik Anak Berbasis Nilai Kebangsaan

Amustra mendorong lahirnya karya-karya musik anak yang mengangkat nilai-nilai kebangsaan, seperti cinta Indonesia, persahabatan, toleransi beragama, empati, kejujuran dan sikap saling menghormati.

2. Menjembatani Musisi dan Akademisi

Amustra berkomitmen menjembatani komunitas musisi Nusantara dengan kalangan akademisi melalui seminar, workshop dan lokakarya teknis, forum diskusi serta evaluasi standar kompetensi musik. Berbagai upaya ini diharapkan menjadi fondasi pembentukan generasi musisi yang berpengetahuan, terstandar, dan adaptif adap perkembangan zaman.

3. Ruang Interaksi bagi Musisi Tradisi

Amustra memfasilitasi kolaborasi lintas budaya dan lintas genre melalui berbagai kegiatan seperti festival musik tradisi dan kontemporer, kompetisi tahunan dan forum pertunjukan musik Nusantara di mana program-program ini diharapkan menjadi ruang ekspresi sekaligus pelestarian warisan budaya Indonesia.

4. Pendokumentasian Musik Nusantara

Amustra juga bergerak aktif dalam pendokumentasian musik Nusantara dalam berbagai konteks, untuk arsip budaya, Pendidikan, penelitian dan penguatan literatur musik Indonesia.

5. Ruang Pembelajaran untuk Pengajar Musik

Sebagai bagian dari komitmen peningkatan kapasitas SDM, Amustra juga akan menyediakan ruang edukasi berkelanjutan melalui webinar, forum diskusi pedagogi, klinik pembelajaran dan pertemuan teknis berkala.

6. Jambore Musisi Nasional

Amustra menargetkan penyelenggaraan Jambore Musisi Nasional sebagai agenda tahunan. Dengan menghadirkan pembicara ahli, menggelar pertunjukan musik lintas genre serta membahas tema-tema yang relevan dengan perkembangan musik klasik, kontemporer, dan tradisi Nusantara.

Amustra mendapat dukungan penuh dari Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Fryda Lucyana K., S.H., LL.M., yang menjabat sebagai Dewan Penasihat Amustra. Dalam pernyataannya, Fryda Lucyana menyampaikan, sebagai anggota Dewan Penasihat, ia aya menaruh harapan yang tinggi agar Amustra dapat menjadi rumah besar bagi seluruh pelaku musik Indonesia—mulai dari pencipta, komposer, kurator, pendidik, hingga para pelaku industri kreatif.

“Kiranya Amustra mampu membangun ekosistem musik yang inklusif, profesional, dan berkelanjutan, serta menginspirasi generasi muda untuk semakin mencintai, menjaga, dan mengembangkan kekayaan musikal Nusantara,” ucapnya.

“Saya meyakini bahwa kolaborasi lintas generasi dan lintas daerah akan menjadikan Amustra sebagai kekuatan baru dalam memastikan musik tradisi, modern, dan kontemporer Indonesia tetap hidup berdampingan, relevan, dan mendunia. Dengan semangat gotong royong, mari bersama kita membawa musik Indonesia menuju panggung global yang berdampak positif bagi banyak pihak,” paparnya.

Selain itu, Nyak Ina Raseuki, Ph.D., salah satu Dewan Pembina Amustra, menyatakan bahwa: “Amustra adalah upaya bersama untuk menjaga harkat, keberlanjutan, dan masa depan keragaman musik Nusantara.”

Keterlibatan Dewan Penasihat dan Dewan Pembina memberikan dukungan strategis dan signifikan terhadap upaya pemajuan seni dan musik Nusantara. Dukungan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia seni, industri kreatif, dan komunitas, dalam memperkuat ekosistem musik nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.

  • Deklarasi
  • Amustra
  • musik nusantara
  • Asosiasi Musisi Nusantara (Amustra)

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.