Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Banjir, Pemkab Bekasi Pasang Tanggul Kali Cikadu

24 Senin, 15 Des 2025, 12:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Banjir, Pemkab Bekasi Pasang Tanggul Kali Cikadu Cegah Banjir, Pemkab Bekasi Pasang Tanggul Kali Cikadu Doc: ANTARA
Ket. Proses pemasangan tanggul di bantaran Kali Cikadu RT 003/RW 014 Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin.

KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memasang tanggul bantaran Kali Cikadu pada titik RT 003/014 Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, sebagai upaya antisipasi mencegah musibah banjir dan tanah longsor di lokasi tersebut.

"Pemasangan tanggul ini menggunakan panel beton sepanjang 211 meter dengan instalasi SPS (Schema Precast System)," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln di Cikarang, Senin (15/12).

Dia menyatakan metode tersebut dirancang agar tanggul kuat namun tetap fleksibel mengingat panel beton ini cocok untuk berbagai kondisi tanah ditambah waktu pemasangan yang lebih cepat dibandingkan dengan tanggul konvensional.

Henri mengaku, optimalisasi fungsi aliran air menjadi fokus utama dalam proyek ini agar masyarakat lebih aman dari ancaman banjir dan longsor meski sedianya penyelesaian masalah tersebut harus dilakukan secara menyeluruh.

"Mitigasi harus dilakukan menyeluruh termasuk di hilirnya karena tetap saja air dibuang ke Kali Cikarang," katanya.

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang turut memberikan dukungan terhadap upaya mitigasi ini sekaligus berharap langkah yang dilakukan Pemkab Bekasi dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"Jadi air Kali Cikadu itu ketika ada musim hujan datang, melimpas ke warga. Nah ini kita normalisasi, kita dalami, kita lebarkan, dan dikasih tanggul untuk menahan air. Mudah-mudahan ke depan aliran Kali Cikadu kembali normal," katanya.

Ade juga menyampaikan kebutuhan lanjutan terkait mitigasi banjir dan longsor di lokasi ini akan dipertimbangkan dalam perencanaan anggaran mendatang.

"Mungkin bila ada kekurangan nanti kita bisa anggarkan di tahun depan atau melalui Anggaran Biaya Tambahan(ABT)," ujarnya.

Sementara warga setempat Zeni Sutendi (40) mengungkapkan bahwa wilayah ini merupakan daerah langganan banjir. Pada tahun 2019, banjir bahkan mencapai ketinggian hingga 80 sentimeter.

"Kalau hujan deras dan Kali Cikadu meluap, tingginya minimal sebetis atau sekitar 30 sentimeter," katanya.

Selain banjir, warga juga menghadapi ancaman longsor di titik lokasi tertentu akibat aliran Kali Cikadu yang berbelok. Jika tidak ada penanganan, aliran sungai dikhawatirkan akan terus menggerus rumah warga. "Karena posisinya air berbelok," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Megapolitan
Jalan Muchtar Tabrani Bekas...
Megapolitan
Pemkot Bekasi Atasi Genanga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.