Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Pasokan dan Dorong Pengembangan Ekosistem Biomassa, PLN EPI Gandeng Lima Mitra Strategis

📅 Kamis, 11 Des 2025, 11:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perkuat Pasokan dan Dorong Pengembangan Ekosistem Biomassa, PLN EPI Gandeng Lima Mitra Strategis Doc: istimewa
Ket. Direktur Bioenergi PLN EPI, Hokkop Situngkir, menyampaikan komitmen penguatan ekosistem biomassa dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan lima mitra strategis calon penyedia biomassa. Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan, legalitas lahan, serta stabilitas pasokan untuk mendukung cofiring PLTU dan meningkatkan bauran energi bersih

‎

JAKARTA — PT. PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat kerja sama dengan Lima Mitra Strategis Calon Penyedia Biomassa untuk meningkatkan pasokan cofiring pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis ini diteken oleh PLN EPI dengan PT Cakra Alam Persada, PT Palma Banna Mandiri, PT Kurma Karya Global, PT Syahroni Rizki Mandiri, PT Arya Adinata Utama di Jakarta.

Direktur Bioenergi PLN EPI, Hokkop Situngkir, menegaskan bahwa upaya pemanfaatan biomassa untuk sustainibilitas pasokan harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap tata ruang dan regulasi serta legalitas pemakaian lahan.

‎”Biomassa dengan peningkatan pemanfaatan yang sangat signifikan adalah sektor yang saat ini menjadi sensitif, terutama terkait penyediaan bahan baku, penanaman dan penggunaan lahan. Kami ingin memastikan seluruh pasokan berasal dari sumber yang legal dan tidak mendorong deforestasi,” tegas Hokkop.

‎‎Ia mengungkapkan sebagian besar biomassa yang sudah terpakai di PLTU saat ini masih bersumber dari limbah di antaranya limbah kehutanan, limbah pertanian, limbah industry dan limbah perkotaan. Ke depan, pemanfaatan tanaman energi akan didorong namun tetap mengikuti prinsip keberlanjutan dan kejelasan hak atas lahan.

‎”Ketika sumbernya tanaman energi, kita pastikan sejak awal tidak bertentangan dengan aturan, termasuk izin lokasi, izin lahan dan kesesuaian pemanfaatan ruang,” ujarnya.

‎‎Hokkop juga menyoroti pentingnya stabilitas pasokan, kualitas bahan baku, dan kepastian keekonomian bagi pemasok. Ia menyebut fasilitas produksi harus siap dan didukung pembiayaan yang sehat agar nilai komersial biomassa tetap terjaga.

‎”Tidak ada yang bisa bertahan di industri ini jika sisi komersialnya tidak jelas. Model bisnis yang terbuka dan saling menguntungkan sangat penting agar pemasok dan PLN dapat berkembang bersama,” ujar Hokkop.

‎‎Ia menyebut kebutuhan cofiring untuk meningkatkan bauran energi bersih masih sangat besar. Tahun 2025 ini dari 49 titik PLTU yang sudah melakukan cofiring, potensi pemanfaatan biomassa sudah mencapai 2,2 juta ton. 

“Kontribusi itu setara dengan pengurangan emisi 2,2 juta ton CO2e di tahun ini,” ucapnya.

‎‎Di sisi hulu, pemasok biomassa menyatakan siap memperkuat ketersediaan bahan baku. Komisaris PT Kurma Karya Global (KKG) Andi Akmal Amnur mengatakan sumber biomassa yang dikembangkan meliputi woodchip, serbuk kayu dan sekam padi yang berasal dari limbah hutan, limbah pertanian dan limbah industri perkayuan, serta saat ini mengembangkan penanaman tanaman jenis gamal dalam menjaga keberlanjutan pasokan biomassa ke PLN Grup.

‎‎”Kami mengupayakan penanaman 200 hektare pohon gamal, sambil tetap mengutamakan pemanfaatan limbah biomassa eksisting,” kata Andi

‎‎KKG juga tengah melakukan riset bersama perguruan tinggi, termasuk uji coba pemanfaatan rumput gajah sebagai bahan baku cofiring. Selain menekan emisi, biomassa dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

‎‎”Sekam dulu tidak bernilai, sekarang bisa menjadi sumber pendapatan. Masyarakat merasakan langsung manfaat ekonomi dari biomassa,” ujar Andi 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.