Gubernur Pramono: Pers Jangan Disentuh, Komitmen Tegas Jakarta Jaga Kebebasan Media

Kamis, 11 Des 2025, 09:00 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Anugerah Dewan Pers 2025 yang digelar di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, pada Rabu (10/12). Kehadirannya sekaligus menjadi momentum menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga kebebasan pers sebagai pilar penting demokrasi.

Pramono menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Balai Kota sebagai tuan rumah penyelenggaraan Anugerah Dewan Pers tahun ini. Ia menyebut acara tersebut memiliki makna khusus baginya karena turut terlibat dalam proses pengesahan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers saat masih menjabat sebagai anggota DPR RI.

Ket. Foto: — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Undang-undang ini mengawal dan mengubah wajah bangsa kita. Terutama untuk bagaimana masyarakat dapat mengawasi, menyampaikan pikiran, mengontrol kekuasaan, serta menyuarakan kebenaran," ujar Pramono.

Ia menegaskan pentingnya menjaga ruang demokrasi agar bebas dari intervensi yang dapat melemahkan fungsi kontrol media. Selama 25 tahun berkarier di pemerintahan, termasuk 10 tahun mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana, ia menegaskan tidak pernah melakukan intervensi terhadap kerja pers.

"Biarlah pers tumbuh mandiri dan menjadi kontrol utama. Kritik dari pers justru membantu pemerintah menjadi lebih baik," katanya.

Dalam gelaran Anugerah Dewan Pers 2025, penghargaan khusus diberikan kepada tokoh nasional Jusuf Kalla atas kontribusinya dalam memperkuat demokrasi, kemanusiaan, dan perdamaian. Penghargaan tersebut menegaskan rekam jejak JK dalam diplomasi, termasuk perannya dalam proses perdamaian Aceh.

Pramono menyampaikan rasa hormat mendalam kepada mantan Wakil Presiden tersebut. Ia menegaskan bahwa JK adalah figur yang konsisten bekerja untuk bangsa dari masa ke masa, terutama dalam isu kemanusiaan dan perdamaian.

"Saya merasa terhormat menjadi tuan rumah bagi Pak JK. Beliau adalah sosok yang konsisten dan berkomitmen terhadap bangsa dari waktu ke waktu," tuturnya.

Gubernur Pramono menambahkan bahwa kepemimpinannya di Jakarta akan fokus pada keberlanjutan dan kesinambungan program pembangunan yang baik. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa kolaborasi dengan media.

"Yang utama adalah keberlanjutan. Jakarta harus terus maju, dan itu hanya bisa dicapai bila semua pihak bekerja bersama, termasuk pers," pungkasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.