Pasokan Pangan di Aceh, Sumut, dan Sumbar Ditingkatkan

Selasa, 09 Des 2025, 01:00 WIB

Pemerintah harus memperkuat ketahanan pangan daerah guna mencegah lonjakan inflasi pangan di wilayah terdampak.

Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan pasokan pangan di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) diperkuat dua kali lipat guna menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat terdampak bencana banjir tiga provinsi ini.

Ket. Foto: Zulkifli Hasan Menko Bidang Pangan - Kemarin beliau (Presiden Prabowo, Red) meninjau Provinsi Aceh, langsung area pertanian, perbaikan infrastruktur bendungan, persawahan, penghapusan utang KUR yang terdampak bencana. — Sumber: antara

"Kami memastikan pengiriman cadangan pangan dari Bulog dua kali lipat, kalau biasanya 1.000 ton, kita kirim 2.000 ton," kata Zulhas dalam kegiatan Bisnis Indonesia Group Conference, di Jakarta, Senin (8/12).

Seperti dikutip dari Antara, Zulhas menjelaskan cadangan pangan Bulog dikirim dua kali lipat sebagai langkah cepat pemerintah menjaga suplai wilayah terdampak bencana di ketiga provinsi tersebut.

Zulhas menyampaikan sektor pertanian mendapat perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto yang meninjau langsung Aceh termasuk perbaikan bendungan persawahan serta penghapusan utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) petani terdampak bencana alam nasional secara menyeluruh dan berkelanjutan cepat.

"Kemarin beliau (Presiden Prabowo, Red) meninjau Provinsi Aceh, langsung area pertanian, perbaikan infrastruktur bendungan, persawahan, penghapusan utang KUR yang terdampak bencana," ujar Zulhas.

Selain itu, kata Zulhas lagi, bantuan cadangan pangan pemerintah terus mengalir ke daerah terdampak sebagai bentuk kehadiran negara dalam meringankan beban masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

Ia berharap bantuan tersebut mampu membantu masyarakat yang terdampak serta menjaga stabilitas pangan di tengah situasi sulit yang dirasakan bersama oleh seluruh bangsa Indonesia dalam semangat gotong royong nasional berkelanjutan.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah memastikan ketersediaan pangan bagi warga terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar melalui suplai beras tiga kali lipat dari kebutuhan.

"Kebutuhan Sumatera Utara, Aceh, dan Padang, kami suplai tiga kali lipat dari kebutuhan, kami pemerintah tidak akan biarkan satu pun masyarakat kekurangan beras karena stok nasional ini tertinggi sepanjang sejarah," kata Mentan, di sela meninjau Gudang Bulog di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut, Rabu (3/12).

Bekerja Maksimal

Seiring dengan itu, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menyatakan kapasitas Pemerintah masih kuat dalam penanganan bencana di Sumatera, sehingga bantuan dari pihak luar belum dibutuhkan.

"Kita masih kuat ngapain? Kita masih kuat kok," ujar Muhaimin Iskandar di Jakarta, Senin.

Menurut dia, pemerintah dan relawan terus bekerja dengan maksimal dalam menangani situasi bencana, baik itu di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Proses evakuasi dan pemberian bantuan terus dipercepat.

Pada kesempatan terpisah, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan Presiden Prabowo terus memantau perkembangan di lapangan dan memberikan arahan langsung kepada para pimpinan institusi terkait.

Menurut dia, koordinasi antarinstansi berjalan intensif karena Presiden secara aktif mendengarkan laporan dari kementerian, lembaga, hingga TNI–Polri, sekaligus memberikan solusi untuk langkah penanganan berikutnya.

Di singgung mengenai adanya keterlambatan evakuasi dan bantuan, Gus Ipul menjelaskan bahwa medan di beberapa daerah memang sulit dijangkau sehingga membutuhkan waktu dan tahapan khusus dalam membuka akses.

"Untuk membuka akses itu memang harus melalui beberapa tahap, tidak bisa langsung. Titiknya banyak, bahkan ada yang terisolasi karena akses jalan utamanya terputus dari semua sisi," kata dia.

Karena kondisi tersebut, kata dia, penanganan tahap awal harus dilakukan oleh tenaga terlatih dan berpengalaman.

  • Distribusi Bantuan

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Eko S, Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.