Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dewan KEK Incar Lompatan Ekonomi, Dorong Danantara Turun Tangan Biayai KEK Timur

📅 Selasa, 09 Des 2025, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dewan KEK Incar Lompatan Ekonomi, Dorong Danantara Turun Tangan Biayai KEK Timur Doc: Antara.
Ket. Wisma Danantara Indonesia.

JAKARTA – Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mendorong Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk turut membiayai proyek pengembangan KEK di wilayah Indonesia timur.

Langkah ini dinilai penting guna mempercepat pembangunan kawasan yang selama ini menghadapi tantangan aksesibilitas dan infrastruktur.

"Waktu itu kan ada instruksi dari Bapak Presiden untuk membantu khususnya KEK-KEK yang ada di Indonesia timur," kata Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK Rizal Edwin Manansang dalam Indonesia SEZ Business Forum 2025, di Jakarta, Selasa (9/12).

Edwin menilai, keterlibatan Danantara dalam pengembangan KEK di kawasan Indonesia timur krusial, mengingat para investor selama ini menghadapi berbagai hambatan akibat minimnya infrastruktur, terutama sarana transportasi.

"Karena kan memang ada agak sedikit permasalahan, karena aksesibilitasnya ke sana agak susah ya. Ya maksudnya transportasi dan juga infrastruktur," ujarnya.

Meski demikian, rencana pengembangan KEK di wilayah timur bersama Danantara masih perlu dibahas lebih lanjut, mengingat arahan Presiden terkait hal tersebut baru disampaikan dan belum ditindaklanjuti dalam bentuk keputusan teknis.

"Itu mungkin masih perlu ada pembahasan yang lebih dalam lagi, karena kan kemarin baru ada arahan ya. Jadi ini perlu ada pembahasan lagi bersama-sama dengan Danantara, dan juga dari kementerian dan lembaga yang terkait," ujarnya pula.

Adapun saat ini terdapat 25 KEK yang telah ditetapkan pemerintah, terdiri dari 13 kawasan berbasis industri, delapan kawasan pariwisata, tiga kawasan digital, serta satu kawasan lainnya.

Dengan rencana penambahan enam KEK baru tahun depan, totalnya akan meningkat menjadi 31 kawasan.

Sebelumnya, Danantara diarahkan untuk berperan dalam pembiayaan KEK yang bergerak di sektor manufaktur.

Selain wilayah timur, Edwin juga menyoroti peluang besar pada KEK Sei Mangkei di Sumatera Utara serta KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) di Kalimantan Timur yang berfokus pada hilirisasi CPO.

"Itu juga boleh didorong karena itu potensinya besar. Kan dia merupakan salah satu hilirisasi untuk CPO," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/9) lalu.

Ia menambahkan bahwa KEK berbasis industri turunan seperti sabun dan produk lain berbahan baku CPO juga memiliki prospek signifikan apabila mendapatkan dukungan pendanaan dari Danantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.