Justin Hubner Kena Kartu Merah, Pelatih Fortuna Sittard Murka: “Yang Dilakukan Hubner Sangat Bodoh”

Minggu, 07 Des 2025, 17:40 WIB

JAKARTA - Pelatih Fortuna Sittard, Danny Buijs, menumpahkan kekecewaannya usai Justin Hubner menerima kartu merah di laga kontra Ajax Amsterdam dalam pekan ke-15 Liga Belanda. Pertandingan yang digelar di Stadion Fortuna Sittard pada Sabtu (6/12/2025) itu berjalan panas dan meninggalkan banyak sorotan, terutama terkait keputusan wasit yang dianggap memicu kekacauan di lapangan.

Ajax yang datang dengan kepercayaan diri tinggi di bawah pelatih Fred Grim justru dipaksa bekerja keras sejak menit awal. Fortuna Sittard sempat mengejutkan lawan ketika Kaj Sierhuis mencetak gol cepat di menit ke-4 yang membuat stadion bergemuruh.

Ket. Foto: — Sumber: Fortuna Sittard

Namun, upaya tuan rumah mempertahankan keunggulan tak berjalan mulus setelah Ajax menyamakan skor menjelang turun minum. Gol balasan itu tercipta akibat Syb van Ottele salah mengantisipasi bola dan mengirimnya ke gawang sendiri.

Memasuki babak kedua, Fortuna Sittard kembali apes karena Ajax berbalik unggul melalui gol bunuh diri kedua. Umpan silang Owen Wijndal membentur bahu Ryan Fosso dan membuat bola meluncur masuk ke gawang tuan rumah.

Kondisi makin sulit setelah lima menit berselang Ajax menambah keunggulan. Wijndal kembali menjadi momok ketika tembakan jarak jauhnya menghujam deras dan membawa tim tamu unggul 3-1.

Petaka bagi Fortuna Sittard mencapai puncaknya saat Justin Hubner menerima kartu merah hanya tujuh menit setelah masuk sebagai pemain pengganti. Tekel kerasnya terhadap Rayane Bounida membuat wasit langsung mengusir bek Timnas Indonesia itu dari lapangan.

Situasi kemudian sedikit berubah ketika Ajax juga dipaksa bermain dengan sepuluh orang setelah Youri Baas mendapat kartu kuning kedua. Meski demikian, Ajax tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Seusai laga, Danny Buijs tidak menutupi rasa frustrasinya terhadap keputusan wasit yang menurutnya tidak konsisten sejak menit-menit krusial. Ia menilai bahwa pelanggaran terhadap Sierhuis sebelum insiden Hubner seharusnya diganjar peluit oleh wasit.

"Saya pikir dia agak asal-asalan dalam mengambil keputusan. Saat itulah kekacauan di lapangan muncul," ujar Buijs kepada ESPN.

"Kartu merah itu. Tepat sebelum itu, pelanggaran yang jelas dilakukan terhadap Kaj Sierhuis, yang juga tidak dia lihat," tambahnya dalam nada kecewa.

Meski mengkritik wasit, Buijs tetap menegaskan bahwa Hubner juga memikul kesalahan besar atas tindakannya. Ia menyebut tekel Hubner sebagai tindakan gegabah yang sama sekali tidak perlu dilakukan jauh dari area kotak penalti.

"Apa yang dilakukan Hubner selanjutnya sungguh bodoh, dengan tiga huruf kapital," tegas Buijs.

"Dengan skor 1-3 di kepalamu. Itu bukan frustrasi, karena dia baru saja masuk ke lapangan," lanjutnya.

Menurut Buijs, pemain yang baru turun seharusnya menjaga ketenangan dan tidak bereaksi berlebihan.

"Kalau Anda baru saja masuk ke lapangan, Anda tidak akan melakukan tekel seperti itu enam puluh meter dari gawang, kan? Bodoh sekali," katanya.

Ia menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran besar bagi Hubner yang harus paham konsekuensi dari keputusan ceroboh. “Itu kurva pembelajaran. Banyak sekali kurva pembelajaran, karena itu berarti kami harus melanjutkan dengan sepuluh pemain,” ucapnya.

Buijs menutup pernyataannya dengan mengakui betapa berat dampak kartu merah tersebut bagi timnya. “Itu sangat menyakitkan hari ini,” tambahnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.