Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Trump Ingin Calonkan Kevin Hassett sebagai Ketua The Fed

📅 Kamis, 04 Des 2025, 00:29 WIB | Oleh:
Presiden Trump Ingin Calonkan Kevin Hassett sebagai Ketua The Fed Doc: AFP/SAUL LOEB
Ket. Penasihat Ekonomi Presiden AS, Kevin Hassett

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Selasa (2/12) mengisyaratkan bahwa ia ingin mencalonkan penasihat ekonomi utamanya, Kevin Hassett, untuk menggantikan Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, tahun depan.

Saat memperkenalkan tamu di sebuah acara di Gedung Putih yang dihadiri Hassett, Trump berkata: “Ini adalah kelompok yang hebat, dan saya rasa calon ketua Fed juga ada di sini.” Trump menambahkan: “Entahlah, bolehkah kita mengatakan itu, calon? Dia orang yang dihormati, bisa kukatakan padamu.

Terima kasih, Kevin.” Dalam rapat kabinetnya sebelumnya hari itu, Trump mengatakan ia akan mengumumkan pilihannya mungkin awal tahun depan untuk ketua baru Fed.

“Saya kira kita mungkin melihat dari 10 (calon) dan kita telah memperkecilnya menjadi satu,” kata dia.

Hassett, seorang ekonom bergelar PhD, saat ini menjabat sebagai ketua Dewan Ekonomi Nasional, sebuah badan di Gedung Putih yang memberi nasihat kepada presiden dan kabinetnya tentang pembuatan kebijakan.

Ia sering muncul di televisi memuji kebijakan presiden.

Selama masa jabatan pertama Trump, ia menjabat sebagai ketua Dewan Penasihat Ekonomi, badan lain yang lebih didedikasikan untuk penelitian dan analisis.

Sementara kesetiaan Hassett kepada Trump dapat membuka pintu bagi nominasi ketua The Fed, hal itu juga kemungkinan akan menjadi topik diskusi utama di kalangan kelas politik dan keuangan saat ia membutuhkan konfirmasi penugasannya dari Senat yang dikuasai Partai Republik.

Ia harus meyakinkan Senator dan pasar bahwa ia mampu menjaga independensi bank sentral dan tak akan membiarkan inflasi melonjak tak terkendali di ekonomi terbesar dunia.

Hassett diketahui telah bergabung dengan Trump dalam mengkritik Fed secara terbuka atas keputusan suku bunganya, menyerukan lebih banyak pemotongan tahun ini, meskipun ia tidak menggunakan bahasa kasar terhadap Powell seperti halnya yang dilontarkan presiden.

Masa jabatan Ketua The Fed Powell sendiri akan berakhir pada Mei 2026.

Trump sebelumnya mencoba untuk mempercepat kepergian Powell namun tidak berhasil, melontarkan hinaan dan tuduhan kepada orang yang dipilihnya untuk pekerjaan itu selama masa jabatan pertamanya di Gedung Putih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.