Humas: PT KAI Jamin Kelancaran Angkutan Energi Nasional Jelang Nataru
Kamis, 04 Des 2025, 18:45 WIBJAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan kelancaran angkutan energi nasional menjelang masa liburan akhir tahun ini. Perusahaan negara tersebut berkomitmen penuh menjaga pasokan bahan bakar pembangkit listrik wilayah Jawa dan Bali.
Upaya ini dilakukan demi mendukung keandalan konsumsi listrik masyarakat selama periode mobilitas tinggi nanti. KAI mencatat kenaikan volume angkutan batu bara signifikan sepanjang periode Januari hingga November tahun ini.
KAI berhasil mengangkut total 52.722.455 ton batu bara selama periode Januari sampai dengan November 2025. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 4,3 persen dibandingkan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu.
"Satu rangkaian KA barang di Pulau Jawa dapat membawa hingga 30 gerbong, masing-masing berkapasitas 42 ton, sehingga mampu mengirimkan volume besar dalam satu perjalanan. Jalur rel yang bebas hambatan dan memiliki prioritas perjalanan memastikan waktu tempuh lebih stabil serta distribusi energi lebih tepat waktu," kata Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, di Jakarta, Rabu (3/12).
"Selain itu, semakin banyak distribusi barang yang dialihkan ke moda kereta api berkontribusi mengurangi beban jalan raya, menjaga umur infrastruktur, serta menekan potensi kemacetan akibat lalu lintas kendaraan angkutan berat," kata dia.
Anne menambahkan stabilitas pasokan listrik sangat penting untuk menjamin kelancaran segala aktivitas masyarakat luas. Energi dari pembangkit menopang berbagai kebutuhan vital mulai dari sektor rumah tangga hingga operasional bisnis.
KAI juga terus menyiapkan peningkatan kapasitas angkutan barang demi mendukung ketahanan logistik energi nasional kedepannya. Pihaknya menargetkan pertumbuhan volume angkutan barang sebesar lima belas persen pada tahun 2029 mendatang nanti.
âMelalui operasional yang konsisten dan perencanaan jangka panjang, KAI terus menjadi mitra strategis dalam menjaga pasokan energi yang mendukung aktivitas ratusan juta masyarakat,â kata Executive Vice President of Corporate Secretary PT Kereta Api Indonesia (KAI), Raden Agus Dwinanto Budiadji.
Semua penguatan layanan angkutan energi tersebut senantiasa dilaksanakan dengan prinsip ketepatan waktu serta keandalan sarana. Langkah strategis ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan listrik bagi sekitar seratus lima puluh delapan juta penduduk. ils/I-1
Berita Terkait:
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
Lahan KAI di Kiaracondong Bandung Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD untuk MBR
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
Kebijakan WFH, ASN Kemenag Diminta Jaga Ritme Kerja
-
Kasus Videografer Amsal Sitepu Ancaman bagi Keberlangsungan Industri Kreatif
-
Tiket Kereta dari Tanah Abang ke Merak Cuma Rp11.000, Ekonomis dan Nyaman Menuju Gerbang Pulau Sumatra
-
Pemkot Surabaya Genjot Ekspor IKM Lewat Coaching Clinic, Siapkan Pelaku Usaha Tembus Pasar Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.