KKP Dorong Ipmapheri Perluas Pasar Hasil Perikanan

Senin, 01 Des 2025, 06:09 WIB

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meresmikan Ikatan Profesi Pembina Mutu dan Analis Pasar Hasil Kelautan dan Perikanan Indonesia (Ipmapheri). Pembentukan ikatan profesi ini sebagai wadah bagi para pembina mutu dan analis pasar untuk menghimpun dan memperkuat kapasitas melalui peningkatan kompetensi, pendampingan pelaku usaha, serta edukasi publik tentang pentingnya ikan sebagai sumber protein berkualitas bagi masyarakat. 

Plt. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud mengungkapkan kehadiran Ipmapheri akan memperkuat kemampuan pemerintah dan pelaku usaha dalam menjaga standar mutu, membuka peluang pasar yang lebih luas, serta mendorong hilirisasi produk kelautan dan perikanan. 

Ket. Foto: Pengukuhan Organisasi dan Pengurus Ikatan Profesi Pembina Mutu dan Analis Pasar Hasil Kelautan dan Perikanan Indonesia (Ipmapheri) oleh Plt. Dirjen PDSPKP, Machmud saat peringatan Harkannas 21 November 2025 di Jakarta — Sumber: istimewa

"Pertumbuhan industri perikanan menghadirkan banyak peluang, organisasi profesi ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi lintas sektor sekaligus penggerak peningkatan kompetensi anggotanya," kata Machmud melalui keterangan resminya di Jakarta, Minggu (30/11). 

Machmud menjabarkan peran yang bisa diisi Ipmapheri dalam rangka implementasi program prioritas KKP, di antaranya peningkatan mutu dan keamanan pangan ikan, hilirisasi dan nilai tambah produk, serta penyediaan analisis pasar yang akurat untuk memperkuat akses pasar nasional dan ekspor. Ipmapheri juga diharapkan berperan dalam memastikan pasokan ikan yang aman dan bermutu guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta mendorong penerapan prinsip Ekonomi Biru melalui praktik pascapanen yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. 

"Dengan peran strategis tersebut, organisasi ini menjadi mitra penting pemerintah dalam menjaga mutu dan memperkuat daya saing produk perikanan Indonesia," tuturnya. 

Sementara Ketua Ipmapheri, Abdul Rachman yang disapa Aab memastikan kesiapannya dalam mendukung program pemerintah. Dia menilai peresmian organisasi saat peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) sebagai momentum untuk menegaskan pentingnya masyarakat mengonsumsi ikan berkualitas, aman, dan bernilai tambah. 

"Pembentukan Ipmapheri menjadi langkah penting dalam memperkuat pilar sumber daya manusia, terutama SDM teknis yang berperan menjaga mutu produk, keamanan pangan, dan akses pasar," terang Aab. 

Adapun anggota Ipmapheri saat ini mencapai 1.050 Pembina Mutu dan 478 Analis Pasar Hasil Perikanan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Aab menyebut SDM teknis yang besar ini merupakan modal strategis yang perlu dihimpun dalam satu organisasi profesional agar peningkatan kompetensi, standardisasi layanan, dan koordinasi kerja dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan terukur. 

"Untuk itulah organisasi profesi seperti Ipmapheri ini hadir dan akan berperan penting dalam menjaga mutu, keamanan pangan, dan nilai produk dari hulu hingga hilir," tutupnya. 

Sebagai informasi, Ipmapheri dibentuk melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 62 Tahun 2025. Organisasi profesi ini mewadahi Pembina Mutu (PM) dan Analis Pasar Hasil Perikanan (APHP) dalam mendorong peningkatan mutu dan nilai hasil perikanan nasional. 

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menekankan penguatan ekonomi biru dan pemanfaatan blue food menjadi kunci pemenuhan pangan masa depan. Dia optimis laut mampu menyediakan sumber protein yang berkualitas, dan berkelanjutan. 

  • Mutu Ikan
  • Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
  • ekspor perikanan indonesia

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.