Pemkot Malang Siapkan Strategi Besar Sambut Liburan Akhir Tahun, Target 3,3 Juta Wisatawan

Minggu, 30 Nov 2025, 19:24 WIB

MALANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur, memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah dan sektor swasta untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 

Upaya ini meliputi kesiapan infrastruktur, pengaturan lalu lintas di titik rawan macet, serta peningkatan layanan destinasi agar target kunjungan 3,3 juta wisatawan tahun ini dapat tercapai.

Ket. Foto: Arsip Foto : Deretan pertokoan dan kafe yang ada di kawasan wisata Kayutangan Heritage, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (24/11). — Sumber: ANTARA/Ananto Pradana

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi di Kota Malang, Minggu, mengatakan upaya yang dilakukan bersama lintas organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan memetakan titik rawan macet di jalur menuju destinasi wisata.

"Kami terus berkolaborasi dengan menyesuaikan tupoksi organisasi perangkat daerah, seperti memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan antisipasi munculnya kemacetan saat libur Natal 2025 sampai Tahun Baru 2026," kata Baihaqi.

Disporapar Kota Malang mencatat jumlah kunjungan wisatawan hingga November  2025 mencapai 2,67 juta atau sudah 80,05 persen dari target angka kunjungan wisatawan tahun ini yang sebanyak 3,3 juta.

Target kunjungan wisata Kota Malang tahun ini mengalami peningkatan sebesar 100 ribu wisatawan dibanding periode 2024.

Kunjungan wisatawan ke Kota Malang didominasi oleh kategori wisatawan nusantara dengan jumlah 2,59 juta orang dan 72.877 lainnya adalah wisatawan mancanegara.

Disporapar optimistis melalui serangkaian upaya kolaborasi bersama lintas OPD paling tidak target angka kunjungan wisata 2025 yang tersisa sekitar 628 ribu bisa terpenuhi pada akhir semester II 2025.

Keyakinan pemenuhan target kunjungan wisatawan juga karena faktor beroperasinya moda angkutan umum Bus TransJatim yang rutenya telah terhubung ke Kabupaten Malang sampai Kota Batu, Jawa Timur.

"Biasanya wisatawan makin banyak mulai Desember karena ada liburan dan berpengaruh ke tingkat kunjungan sehingga ada kenaikan yang ditandai dengan meningkatnya hunian hotel, karena itu bagian dari indikator kenaikan wisatawan," ujarnya.

Selain dengan OPD terkait, Baihaqi menyampaikan pihaknya juga turut memperkuat kolaborasi dengan pihak swasta dan para kelompok sadar wisata (pokdarwis) untuk memastikan kesiapan masing-masing destinasi dalam menyambut kedatangan pelancong.

"Kami pusatkan untuk peningkatan layanan, keselamatan, kenyamanan bagi wisatawan sehingga Kota Malang jadi kenangan indah bagi wisatawan," tutur dia.

  • wisatawan
  • pemkot malang
  • kota malang
  • liburan akhir tahun

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.