Krisis Konsistensi, Amorim: Manchester United Tak Boleh Cari Pembenaran
Minggu, 30 Nov 2025, 06:52 WIBLONDON, INGGRIS - Ruben Amorim menegaskan bahwa Manchester United harus menjadi klub âtanpa alasanâ mengingat tuntutan besar yang melekat pada nama besar Old Trafford. Pernyataan tersebut muncul setelah rentetan hasil mengecewakan yang kembali menekan posisi pelatih asal Portugal itu.
Musim pertama Amorim bersama MU berjalan buruk, dan awal musim ini pun tersendat sebelum akhirnya mereka mencatat tiga kemenangan beruntun. Namun momentum itu luntur setelah dua kali gagal menjaga keunggulan dan harus puas bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest dan Tottenham. Kondisi makin berat setelah mereka takluk 0-1 dari Everton yang bermain dengan 10 pemain pada laga Senin lalu.
Kekalahan tersebut meningkatkan tekanan menjelang laga tandang melawan Crystal Palace pada hari Minggu (30/11) malam waktu setempat. Palace memulai akhir pekan di peringkat keenam, empat posisi lebih tinggi dari MU.
âDi klub kami sama saja karena tahun lalu kami harus memenangkan setiap pertandingan,â ujar Amorim saat ditanya apakah laga seperti ini seharusnya dimenangi MU.
âKami menerima banyak kritik karena tidak menang, jadi di klub kami tidak ada alasan. Tahun lalu saat tampil di Eropa, saya mengatakan hal yang sama. Tahun ini tanpa Eropa pun sama saja, tidak ada alasan. Kami harus selalu menang.â
Ketika ditanya apakah posisi ke-10 membuatnya kecewa, Amorim menjawab jujur:
âKalau melihat pertandingan-pertandingan kami, seharusnya kami punya lebih banyak poin. Kami menguasai beberapa laga, kami unggul, dan kemudian kehilangan kontrol itu. Itu sangat mengecewakan dan membuat frustrasi, terutama pertandingan terakhir.â
Untuk lawatan ke London, MU masih tanpa Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Harry Maguire.
Crystal Palace sendiri tampil mengesankan di bawah arahan Oliver Glasner, yang membawa klub itu meraih trofi Piala FA bersejarah pada Mei lalu. Glasner juga pernah berhadapan dengan Amorim saat melatih Eintracht Frankfurt di Liga Champions.
âSaya pernah melawan dia ketika di Frankfurt bersama Sporting, jadi saya tahu gaya permainannya,â kata Amorim.
âSaya mengambil inspirasi dari siapa pun. Saat ada jeda internasional dua minggu, saya menonton semua pelatih dan mencoba menyerap semua inspirasi yang bisa saya ambil. Saya baru enam tahun menjadi pelatih profesional, jadi saya selalu belajar untuk meningkatkan tim saya.â
- Manchester United
- Ruben Amorim
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Kereta Api Jadi Primadona, Puluhan Ribu Warga Padati Jalur Jember Saat Libur Panjang
-
Cegah Kematian Ibu dan Bayi, PKK Jateng Luncurkan Program Kencan Bumil.
-
Man United Selangkah Lagi Sepakati Transfer Ederson dari Atalanta, Segini Nilainya!
-
Marcus Rashford Buka Suara soal Masa Depannya di Barcelona usai Juara La Liga
-
BNPB Laporkan Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tiga Provinsi
-
Dukung Swasembada Pangan, Lombok Tengah Usulkan Optimalisasi Lahan 7.000 Hektare.
-
Manchester United Finis di Peringkat Tiga Usai Kalahkan Forest 3-2
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.