KAI Commuter: Kereta Petani Mulai Beroperasi Senin
Minggu, 30 Nov 2025, 15:30 WIBJAKARTA - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) mendukung pengoperasian layanan Kereta Petani dan Pedagang mulai Senin (1/12).
Layanan baru ini akan beroperasi pada perjalanan Commuter Line Merak relasi Merak hingga Rangkasbitung.
Transportasi publik ini dirancang khusus untuk memperlancar distribusi berbagai hasil pertanian dan aktivitas perdagangan lokal. Kereta akan tersedia tujuh perjalanan dari Merak dan tujuh perjalanan dari Rangkasbitung setiap harinya.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan kesiapan pihaknya dalam melayani para pengguna kereta. Rangkaian kereta khusus tersebut diketahui memiliki kapasitas angkut sebanyak 73 tempat duduk bagi penumpang.
âUntuk barang bawaan yang berbau menyengat, hewan ternak, dan barang yang mudah terbakar serta senjata tajam/api, dilarang dibawa di kereta petani dan pedagang ini,â kata Karina.
Pengguna wajib datang ke loket registrasi dengan membawa kartu identitas sebelum jadwal keberangkatan kereta. Petugas akan melakukan verifikasi data formulir sebelum menerbitkan kartu khusus bagi petani dan pedagang.
Pemegang kartu tersebut dapat memesan tiket mulai tujuh hari sebelum keberangkatan di stasiun Commuter Line. Mereka juga boleh masuk ke ruang tunggu stasiun sejak dua jam sebelum jadwal keberangkatannya.
âUntuk kenyamanan bersama, KAI Commuter mengajak seluruh pengguna untuk selalu mengikuti aturan yang berlaku dan menjaga sarana serta fasilitas pelayanan Kereta Petani dan Pedagang ini,â ujar Karina.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Arif Anwar, menegaskan dukungan penuh terhadap operasional layanan. Arif memastikan harga tiket kereta sangat terjangkau masyarakat karena adanya kucuran dana subsidi pemerintah.
âKami instruksikan kepada KAI Commuter melalui skema PSO untuk mematok tarif Kereta Petani dan Pedagang pada harga Rp 3.000,00 seperti tarif layanan Commuter Line Merak agar tidak memberatkan masyarakat,â ucap Arif.
Dana Public Service Obligation (PSO) merupakan insentif subsidi pemerintah untuk menekan tarif layanan kereta api. Semua rangkaian kereta sudah menjalani pengujian ketat sesuai Standar Pelayanan Minimum sebelum resmi beroperasi.
âKami mengapresiasi KAI Group atas inovasinya dalam meluncurkan layanan ini dan semoga Kereta Petani dan Pedagang dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang membutuhkan,â ujar Arif. ils/I-1
- KAI Commuter Line
- Kereta Petani dan Pedagang
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Kuliner Betawi Sepuasnya Hadir di BW Express Jakarta Spesial Libur HUT Kota
-
Gigi Berlubang Tak Boleh Dianggap Sepele karena Berdampak pada Tumbuh Kembang Anak
-
Pertanian Modern Digalakkan, Banten Bujuk Pemuda Turun ke Lahan
-
KAI: Kereta Petani dan Pedagang Layani 35.843 Pelanggan Sejak Mulai Beroperasi
-
Malaysia Putus Total Pengadaan Alat Pertahanan dari Norwegia
-
UIN Semarang Lantik 2.655 Lulusan Pendidikan Profesi Guru
-
Indonesia dan Inggris Perkuat Jalur Dagang Produk Halal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.