- Home
-
- Megapolitan
-
- Pendidikan Inklusif Mesti ...
Pendidikan Inklusif Mesti Terus Diperbanyak
Kamis, 27 Nov 2025, 01:10 WIBSERANG - Akses pendidikan inklusif sebagai bagian dari pembangunan yang adil bagi seluruh warga, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus, akan terus diperluas. Penekanan itu disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni, saat membuka Festival Sekolah Khusus Provinsi Banten Tahun 2025 di KP3B Curug, Kota Serang, Rabu.
Andra menilai, pendidikan inklusif bukan sekadar layanan tambahan, melainkan jaminan pemenuhan hak dasar yang harus diberikan setara kepada semua anak. âPembangunan pendidikan yang inklusif merupakan bagian penting dari upaya menghadirkan keadilan bagi seluruh warga, tanpa kecuali. Pendidikan inklusif membuka kesempatan, membuka pemahaman, dan membuka masa depan bagi seluruh anak bangsa,â ujarnya.
Festival Sekolah Khusus menampilkan karya seni dan kreativitas anak berkebutuhan khusus. Ada tari, fashion show, pencak silat, dan parade kontingen dari seluruh kabupaten dan kota. Menurut Andra, ruang ekspresi tersebut penting untuk menunjukkan potensi besar yang dapat berkembang jika anak mendapatkan dukungan yang tepat.
âIni bukti bahwa anak-anak mampu berkembang bila diberi kesempatan, ruang, serta dukungan yang tepat,â katanya. Dia juga menegaskan bahwa aksesibilitas dan rasa aman di ruang publik harus dijamin bagi seluruh siswa, termasuk dari sekolah khusus. Dalam konteks kebijakan, Pemprov Banten disebut telah memasukkan sekolah khusus swasta sebagai penerima manfaat Program Pendidikan Gratis.
âKita juga sedang membangun beberapa sekolah khusus di Padarincang, SKh 01 Kabupaten Serang. Kita juga akan membangun di Cipondoh, Kota Tangerang,â ungkapnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaluddin, menambahkan, festival tahun ini menjadi sarana peningkatan mutu pendidikan khusus sekaligus mendorong kreativitas siswa. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.500 peserta dari berbagai sekolah khusus di Banten.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten memfokuskan pelatihan kesiapsiagaan Kota Cilegon dalam menghadapi ancaman spesifik berupa bencana industri atau kegagalan teknologi melalui simulasi lapangan di Kawasan Industri Krakatau.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Luthfi, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk menguji prosedur penanganan darurat ketika terjadi kebocoran bahan kimia berbahaya yang dipicu bencana alam, seperti gempa bumi.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
RKPD 2027 Resmi Dimulai: Wagub Rano Gaspol Rumuskan Arah Baru Pembangunan Jakarta
-
Polri-Bulog Gerak Cepat Stabilkan Harga Beras Lewat Gerakan Pangan Murah
-
Dokter Sarankan Metode "60-60" untuk Jaga Kesehatan Pendengaran
-
Proyek Jalan Tak Kunjung Dikerjakan, Warga Bangun 13 Candi dari Paving
-
'Keren Abis', ITS Kembangkan Robot Anjing AI untuk Industri dan Masyarakat
-
Jaga Ketahanan dan Stabilitas Pangan, DKI Impor 500 Sapi dari Australia
-
Dukungan APBN untuk pembangunan rumah tahun 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.