- Home
-
- Luar Negeri
-
- Dua Tentara Garda Nasional...
Dua Tentara Garda Nasional AS Ditembak di Dekat Gedung Putih, Seorang Pelaku Ditangkap
Kamis, 27 Nov 2025, 09:24 WIBWASHINGTON - Dua tentara Garda Nasional AS terluka parah pada hari Rabu (26/11) dalam sebuah penembakan terarah di dekat Gedung Putih -- sebuah insiden luar biasa yang memicu kontroversi atas tindakan keras Presiden Donald Trump terhadap kejahatan di seluruh negeri.
Menurut beberapa media AS, terduga penembak adalah seorang warga negara Afghanistan yang memasuki Amerika Serikat pada tahun 2021, tetapi otoritas AS belum secara terbuka mengidentifikasi dan menyebutkan nama tersangka.
Jika terkonfirmasi, ini berarti serangkaian isu politik yang pelik terjalin dalam satu insiden berdarah di jalanan ibu kota -- penggunaan militer oleh Trump di dalam negeri, imigrasi, dan warisan perang AS yang membawa bencana di Afghanistan.
Wali Kota Washington Muriel Bowser menyebutnya "penembakan terarah" oleh seorang penyerang.
"Orang tersebut telah ditahan," katanya.
CBS News melaporkan petugas penegak hukum memberi tahu bahwa tersangka adalah seorang pria berusia 29 tahun yang menggunakan pistol untuk melakukan serangan tersebut. Sumber mengatakan penembakan tersebut diselidiki sebagai kemungkinan aksi terorisme.
Kedua tentara tersebutâbagian dari pengerahan anti-kejahatan militer di seluruh Amerika Serikat yang diperintahkan oleh Trumpâberada dalam "kondisi kritis," kata Direktur FBI Kash Patel.
Sebelumnya, Gubernur Virginia Barat Patrick Morrisey keliru mengatakan kedua tentara tersebut, yang dikerahkan ke ibu kota dari negara bagiannya, telah tewas.
Itu adalah kekerasan paling serius terhadap Garda Nasional sejak Trump mulai memerintahkan pasukan ke jalan-jalan di beberapa kota yang dipimpin Partai Demokrat tak lama setelah memulai masa jabatan keduanya Januari ini.
Anggota Partai Republik yang sedang berada di klub golfnya di Florida itu menyebut penembak itu sebagai "binatang."
Tersangka "juga terluka parah, tetapi terlepas dari itu, ia akan membayar harga yang sangat mahal," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
DisergapÂ
Penembakan terjadi di stasiun metro Farragut West, dua blok dari Gedung Putih, pada sore hari, ketika jalanan dan pusat bisnis di sekitarnya ramai.
Jeffery Carroll, asisten kepala kepolisian Washington, mengatakan pria bersenjata itu "menyergap" korbannya.
Ia "datang dari tikungan, mengangkat senjata api, dan melepaskan tembakan ke arah anggota Garda Nasional."
"Ia segera ditahan oleh anggota Garda Nasional lainnya dan aparat penegak hukum."
KontroversiÂ
Gedung-gedung pemerintahan Washington dijaga ketat, tetapi sebagian besar kota telah mengalami aksi kejahatan jalanan yang terkadang serius selama bertahun-tahun.
Trump menjadikan Washington sebagai contoh atas keputusannya tentang pengerahan tentara Garda Nasional, yang mengenakan kamuflase dan terkadang membawa senapan, untuk berpatroli di kota-kota yang dipimpin oleh wali kota dari Partai Demokrat, termasuk Los Angeles dan Memphis.
Setelah penembakan hari Rabu, Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengumumkan bahwa 500 tentara lagi akan dikerahkan ke Washington, sehingga totalnya menjadi 2.500.
Kebijakan ini telah memicu keluhan pedas dari para pejabat lokal yang menuduh Trump memicu ketegangan, sementara pengerahan tersebut menjadi subjek berbagai gugatan hukum.
Kamis lalu, seorang hakim federal memutuskan bahwa pengerahan ribuan pasukan Garda Nasional oleh Trump di ibu kota AS adalah melanggar hukum.
Andrew McCabe, mantan wakil direktur FBI, mengatakan kepada CNN bahwa para tentara tersebut tidak dilatih untuk penegakan hukum.
"Saya rasa, hal itu menambah unsur yang tidak terduga dalam hal ini. Kita tidak benar-benar tahu bagaimana orang-orang itu akan merespons jika dihadapkan dengan insiden kekerasan di jalan dengan orang bersenjata."
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Chelsea Bantai Tuan Rumah West Ham 5-1 di Liga Premier Inggris
-
Penembakan Massal Terjadi di Kampus Universitas Brown AS, Dua Orang Tewas, 8 Kritis!
-
Satu Bus AKAP Tak Laik Jalan Tujuan Madura di Terminal Tanjung Priok
-
Samsung Siapkan Kacamata Pintar AI Mandiri untuk Rilis 2026, Tantang Google dan Apple
-
Dua Anak Tewas dalam Penembakan Massal di Sekolah Katolik di Minneapolis AS
-
KIP Kuliah 2026 Dibuka: Ini Syarat, Kuota, Nominal Bantuan, dan Cara Daftar
-
Ditahan HSV 2-2, Bayern Muenchen Gagal Lebarkan Jarak di Puncak Klasemen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.