Malaysia Terkepung Banjir, 21.000 Orang Mengungsi

Rabu, 26 Nov 2025, 23:33 WIB

KUALA LUMPUR - Jumlah pengungsi di Malaysia meningkat menjadi lebih dari 21.000 pada Rabu (26/11), dengan 10 negara bagian terdampak di seluruh negara itu akibat musim monsun timur laut saat ini, menurut otoritas setempat.

Kelantan masih menjadi wilayah yang terdampak paling parah, dengan 9.642 pengungsi banjir menempati 52 pusat penanggulangan banjir hingga pukul 09.00 waktu setempat.

Wilayah lain yang terdampak parah meliputi Negara Bagian Perak dengan 4.331 pengungsi, Negara Bagian Selangor dengan 2.909 pengungsi, dan 2.837 pengungsi di Negara Bagian Kedah, dengan sisanya tersebar di seluruh negara itu.

Kepala pemerintahan Negara Bagian Selangor, Amirudin Shari, mengatakan bahwa langkah-langkah mitigasi banjir di beberapa wilayah di negara bagian tersebut tidak mampu menangani lonjakan air dan kondisi cuaca yang luar biasa.

"Pemerintah negara bagian sedang mengidentifikasi langkah-langkah lanjutan yang perlu diambil untuk memastikan keselamatan warga, termasuk menyempurnakan infrastruktur mitigasi banjir dan tindakan segera untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan mereka yang terdampak," ujarnya.

Sementara itu, wakil direktur jenderal Departemen Meteorologi Malaysia, Ambun Dindang, mengatakan bahwa banjir selama periode monsun timur laut tidak hanya bergantung pada curah hujan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor terkait lahan seperti perubahan penggunaan lahan, kepadatan populasi, dan efektivitas sistem drainase lokal. Ant/Xinhua

Ket. Foto: — Sumber: AFP/MOHD RASFAN

  • kelantan
  • selangor

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.