KPK Membuka Lelang Pabrik dan Rumah Hasil Aset Sitaan Setya Novanto

Rabu, 26 Nov 2025, 19:45 WIB

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar lelang besar-besaran terhadap sejumlah aset sitaan yang nilainya bikin kening berkerut. Aset yang dilepas dalam agenda kali ini mencakup sebuah pabrik di Bogor yang ditaksir mencapai Rp60,6 miliar serta rumah milik eks Ketua DPR Setya Novanto di Kupang yang ikut masuk katalog. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian negara sambil memperingati Hari Antikorupsi Sedunia.

Direktur Pelacakan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti KPK, Mungki Hadipratikto, menjelaskan bahwa batas akhir pelaksanaan lelang jatuh pada 9 Desember mendatang. Ia menegaskan bahwa momentum tersebut memang dipilih bertepatan dengan peringatan tahunan pemberantasan korupsi di seluruh dunia.

Ket. Foto: Deretan mobil sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari para terpidana korupsi terparkir di gedung KPK di Cawang, Jakarta, pada Rabu, 26 November 2025. Mobil-mobil tersebut rencananya akan dilelang pada 9 Desember 2025. — Sumber: ANTARA / Reno Esnir

"Batas waktu lelang ditetapkan sampai 9 Desember sebagai bagian dari peringatan Hari Antikorupsi Internasional," kata Mungki.

Rumah milik Setya Novanto yang masuk daftar lelang merupakan aset yang disita dalam proses hukum kasus korupsi e-KTP. Properti tersebut berdiri di atas lahan seluas 550 meter persegi dan dibuka dengan harga awal Rp2,1 miliar sesuai penetapan tim appraisal KPK. Dua kalimat dalam paragraf ini menggambarkan bagaimana properti itu menjadi bagian dari barang bukti yang sah secara hukum.

Setya Novanto sendiri sebelumnya telah dinyatakan bersalah dalam mega skandal e-KTP yang merugikan negara hingga triliunan rupiah. Ia mendapatkan pembebasan bersyarat pada Agustus 2025 setelah menjalani dua pertiga dari masa hukumannya yang telah dikurangi Mahkamah Agung menjadi 12,5 tahun.

"Setya diwajibkan membayar pengganti kerugian sebesar 7,3 juta dolar Amerika kepada negara," bunyi penetapan sebelumnya terkait vonis yang dijatuhkan.

KPK menyebutkan bahwa total akumulasi nilai seluruh properti yang akan dilelang pada batch ini mencapai Rp282,9 miliar. Lelang tersebut akan digelar melalui 20 kantor lelang di berbagai wilayah Indonesia untuk memastikan partisipasi publik yang lebih luas. Dua kalimat ini merangkum fokus kegiatan yang mengutamakan transparansi dan pemerataan akses.

Dalam kegiatan pemaparan aset, seorang pejabat KPK juga memamerkan sebuah jam tangan mewah dari ruang penyimpanan barang bukti yang siap dilelang kepada masyarakat. Aksi tersebut berlangsung dalam agenda peninjauan barang bukti di Jakarta pada Rabu, 26 November 2025, yang menyoroti berbagai barang bernilai tinggi.

Selain aset properti, katalog lelang kali ini diwarnai sederet barang bergengsi yang nilai totalnya mencapai Rp6,68 miliar. Barang-barang tersebut antara lain mobil mewah, tas dan sepatu desainer, emas, perhiasan, perangkat elektronik, hingga sebuah robot disinfeksi otomatis yang dulunya digunakan dalam penanganan ruang steril. Dua kalimat ini menegaskan betapa beragamnya barang yang dilepas oleh KPK kepada publik.

Langkah KPK melelang barang hasil sitaan koruptor kembali menegaskan komitmen lembaga antirasuah dalam menutup kerugian negara. Publik juga diharapkan dapat berpartisipasi sebagai bagian dari pemantapan tata kelola aset kejahatan korupsi yang lebih terbuka. Dua kalimat terakhir ini menutup laporan dengan menyoroti transparansi sekaligus kontribusi publik.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.