Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kopi Indonesia Bikin Heboh Korsel, Tembus Potensi Transaksi Rp52,47 Miliar!

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 21:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kopi Indonesia Bikin Heboh Korsel, Tembus Potensi Transaksi Rp52,47 Miliar! Doc: ANTARA/ HO-Kemendag
Ket. Beberapa pengunjung mencicipi varian kopi asal Indonesia dalam penyelenggaraan pameran Seoul Internasional Cafe Show 2025, di Korea Selatan pada 19-22 November 2025.

JAKARTA – Kementerian Perdagangan melalui ITPC Busan mencatat potensi transaksi sebesar 3,18 juta dolar AS atau sekitar Rp52,47 miliar dalam gelaran Seoul International Cafe Show 2025, menandai semakin kuatnya daya saing kopi Indonesia di pasar Korea Selatan (Korsel).

Capaian ini menunjukkan bahwa diferensiasi cita rasa, peningkatan kualitas produksi, serta konsistensi branding origin mulai memperoleh pengakuan lebih luas dari buyer internasional.

Selain membuka peluang ekspor baru, kinerja ini juga mempertegas pergeseran preferensi pasar global menuju produk kopi spesialti, yang dapat mendorong nilai tambah bagi pelaku usaha dan petani di dalam negeri.

Koordinator Fungsi Ekonomi Kedutaan Besar RI (KBRI) Seoul Marviana Sendi Siregar menyambut baik eksportir Indonesia dalam pameran yang menghadirkan delapan varian kopi Indonesia untuk diperkenalkan kepada konsumen Korea Selatan.

"Selama ini, sebagian besar konsumen di Korea Selatan telah mengenal kopi Mandailing. Banyaknya jenis kopi yang dipamerkan semakin memperkenalkan konsumen Korea Selatan kepada kekayaan cita rasa kopi Indonesia," ujar Marviana dalam keterangan di Jakarta, Rabu (26/11).

Di sela-sela pameran, dilakukan tiga penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara eksportir Indonesia dengan mitra Korea Selatan. Penandatanganan MoU dilakukan oleh PT Imela Jaya Bersama dengan dua mitranya, yaitu MI Corporation dan Espreso Korea Co Ltd, serta Koperasi ETIKA Enrekang dengan Skyone Networks Co Ltd.

Kepala ITPC Busan Husodo Kuncoro Yakti menyampaikan capaian potensi transaksi pada 19-22 November 2025 merupakan hasil kolaborasi promosi dan penjajakan buyer.

Terkait MoU, kerja sama antara eksportir dan mitra di Korea Selatan mencakup distribusi kopi arabika dan robusta di Korea Selatan.

"Salah satu keberhasilan penyelenggaraan pameran tahun ini adalah ditandatanganinya MoU antara Koperasi ETIKA Enrekang dan Skyone Networks sebagai tindak lanjut kesepakatan yang telah ditandatangani sebelumnya antara ITPC Busan dan Pemerintah Kota Goyang," ujar Husodo.

Pada Januari-September 2025, total perdagangan Indonesia dengan Korea Selatan mencapai 13,33 miliar dolar AS. Nilai total ekspor Indonesia ke Korea Selatan adalah 7,28 miliar dolar AS dan impor Indonesia dari Korea Selatan 6,06 miliar dolar AS. Indonesia mencatatkan surplus terhadap Korea Selatan sebesar 1,22 miliar dolar AS.

Produk kopi merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia ke Korea Selatan yang nilainya meningkat. Pada periode Januari-September 2025, ekspor kopi Indonesia ke Korea Selatan tercatat sebesar 13,04 juta dolar AS atau naik 5,70 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.