Festival SAKA 2025 Digelar, Wagub Rano Dorong Pramuka Siap Global tapi Tetap Cinta Budaya Lokal

Rabu, 26 Nov 2025, 13:45 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, resmi membuka Festival Satuan Karya Pramuka (SAKA) DKI Jakarta Tahun 2025 di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (26/11). Kegiatan tahunan ini menjadi ajang kreativitas, inovasi, dan pengabdian bagi Pramuka Penegak dan Pandega dari seluruh wilayah Jakarta.

Dalam sambutannya, Wagub Rano menyampaikan apresiasi kepada Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

"Festival SAKA telah menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan para anggota Pramuka untuk berkolaborasi, bersilaturahmi, serta menunjukkan kiprah nyata mereka di masyarakat," ujar Wagub Rano.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan Pramuka sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi muda tangguh dan adaptif terhadap era digital.

"SAKA harus menjadi ruang bagi adik-adik untuk membangun kompetensi, pengalaman, dan karakter sebagai bekal memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat," jelas Wagub Rano.

Tahun ini, kolaborasi Kwarda DKI Jakarta dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta menghasilkan Saka Yudha Brahma Jaya. Satuan karya rintisan ini membina anggota Pramuka sebagai relawan pemadam kebakaran.

Festival bertemakan “Go Global Local Pride” ini diharapkan mendorong generasi muda Pramuka DKI Jakarta untuk siap bersaing di tingkat global. Selain itu, festival menekankan pentingnya tetap menjunjung tinggi identitas dan budaya lokal.

"Ini adalah inisiatif inspiratif yang membentuk generasi muda yang tangguh, sigap, dan siap mengabdi. Saya berharap kolaborasi seperti ini semakin meluas ke perangkat daerah lainnya," kata Wagub Rano.

Wagub Rano juga menekankan semangat kepanduan dunia “Ready for Life” harus diwujudkan melalui kemampuan praktis, kemandirian, dan karakter yang berakar pada nilai budaya Betawi. Nilai tersebut mencakup sifat ramah, tangguh, guyub, dan beradab.

Ia menyoroti peran Gerakan Pramuka Peduli yang selama ini hadir dalam respons bencana dan kondisi darurat di masyarakat.

"Itu yang membuat Pramuka kuat, relevan, dan dicintai masyarakat," tegas Wagub Rano.

Di akhir sambutannya, Wagub Rano mengajak seluruh Pramuka Jakarta memanfaatkan Festival SAKA 2025 untuk memperluas jejaring. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menggali profesi sesuai minat dan bakat, serta membangun rasa percaya diri.

"Teruslah belajar, terus berprestasi, dan jadilah Pramuka Garuda yang membanggakan," pungkasnya.

Festival SAKA 2025 diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara generasi muda, pemerintah, dan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi platform bagi Pramuka untuk menyalurkan kreativitas, membentuk karakter, dan memperluas pengalaman pengabdian mereka.

Selain pengembangan kompetensi, festival juga menekankan pentingnya kepedulian sosial dan kesiapsiagaan dalam berbagai kondisi. Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pemimpin yang adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.