Diduga Keracunan Menu MBG, Ratusan Siswa Blora Tumbang Diare dan Lemas

Rabu, 26 Nov 2025, 16:58 WIB

BLORA - Ratusan siswa SMP Negeri 1 Blora, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap paket Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Hingga Rabu (26/11), 198 siswa melaporkan gejala diare dan lemas, sementara puluhan lainnya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT Blora.

Ket. Foto: Sejumlah Siswa SMPN 1 Blora, Jawa Tengah dilarikan ke Rumah Sakit Dinas Kesehatan Tentara (RS DKT) Blora untuk mendapatkan pertolongan medis karena mengalami gejala keracunan usai menyantap menu MBG, Rabu (26/11). — Sumber: ANTARA/Gunawan

Menurut Koordinator Penanggung Jawab MBG SMPN 1 Blora Wahyu Yuli di Blora, Rabu, untuk sementara ada 198 siswa yang dilaporkan mengalami gejala lemas dan diare.

"Untuk saat ini terkonfirmasi ada 198 siswa dari total 955 siswa yang mengalami keluhan. Sementara 20 siswa di antaranya masih dirawat di Rumah Sakit Dinas Kesehatan Tentara (RS DKT) Blora," ujarnya.

Chelos, salah satu siswa kelas IX mengaku mulai merasakan sakit perut setelah pulang sekolah pada Selasa (25/11). Keluhan itu terus berlanjut hingga malam dan keesokan harinya.

"Sorenya saya sakit perut dan badan lemas. Lalu buang air besar (BAB) berulang-ulang. Masuk sekolah masih lemas," ujarnya.

Ia menyebut sudah mengalami buang air besar hingga 10 kali sejak Selasa (25/11) sore hingga Rabu (26/11) siang, sehingga harus dirawat di RS DKT untuk pemulihan.

Menu MBG yang disantap, kata dia, tidak tampak bermasalah, kecuali potongan buah melon.

"Nasinya normal, ayamnya juga. Melonnya saja yang sedikit aneh," ungkapnya.

Siswa kelas VIII, Zoe Zevana mengakui mengalami keluhan serupa. Perut mual dan lemas setelah pulang sekolah.

"Sampai sekarang masih terasa sakit perut. Diare juga masih," ujarnya.

Zoe menyebut menu sayur yang dimakan memiliki aroma dan tekstur tidak biasa.

"Sayurnya campuran wortel dan daun yang mirip pakcoy, tapi baunya agak aneh dan berlendir," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh siswa di kelasnya yang berjumlah 30 anak mengalami keluhan serupa dan harus menjalani pemeriksaan di RS DKT.

Sementara siswa lainnya, Jauzah mengaku mengalami gejala ringan karena hanya memakan sedikit dari menu yang disajikan.

"Sekarang sudah tidak diare, karena kemarin makan hanya sedikit," ujarnya.

Hingga Rabu (26/11) siang, puluhan siswa masih menjalani perawatan di RS DKT. Pihak sekolah dan tenaga kesehatan terus mendata jumlah siswa yang terdampak serta menelusuri penyebab pasti keracunan, termasuk melakukan pemeriksaan sampel makanan.

  • diare
  • keracunan mbg
  • blora
  • smpn 1 blora

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.