Real Madrid Gelar Rapat Anggota, Perubahan Kepemilikan Klub Mulai Dipertimbangkan
Senin, 24 Nov 2025, 09:25 WIBLONDON/MADRID/MILAN â Real Madrid menggelar rapat tahunan para anggotanya, Senin (24/11), di tengah meningkatnya spekulasi bahwa klub Spanyol itu akan membuka peluang bagi investor baru untuk mengambil hingga 10 persen saham.
Sejumlah laporan media menyebut Presiden Klub, Florentino Pérez, tengah mempertimbangkan untuk mengizinkan pihak luar bergabung bersama sekitar 100.000 anggota yang saat ini menjadi pemilik Real Madrid. Dua sumber yang mengetahui diskusi internal mengatakan kepada Reuters bahwa rencana tersebut memang sedang dibahas.
Real Madrid tidak memberikan komentar ketika dimintai keterangan. Seperti Barcelona, Athletic Bilbao, dan Osasuna, Real Madrid menganut model kepemilikan berbasis anggota. Sekitar 2.000 anggota dipilih sebagai delegasi dalam rapat tahunan, di mana mereka dapat memilih presiden, meninjau laporan keuangan, dan memberikan suara untuk mengubah statuta klub.
Langkah membuka kepemilikan bagi investor luar akan mengikuti jejak kesepakatan dana investasi Amerika Serikat, Apollo, yang pada bulan ini menjadi pemegang saham mayoritas Atletico Madrid. Kesepakatan itu menjadi manuver terbaru private equity yang tertarik pada stabilitas pemasukan industri sepak bola.
Real Madrid merupakan satu-satunya klub sepak bola dunia yang mencatat pendapatan lebih dari 1 miliar euro (sekitar 17 triliun rupiah) per tahun, menurut Deloitte. Namun Pérez menilai model kepemilikan anggota justru menghambat klub, terutama saat bersaing di bursa transfer melawan klub-klub seperti Paris Saint-Germain, Manchester City, atau Chelsea yang didukung dana swasta, miliarder, atau negara kaya minyak.
Real Madrid juga menjadi motor pendorong rencana European Super League, dengan Pérez berargumen bahwa proyek tersebut penting agar klub tetap kompetitif.
Pada rapat tahun lalu, Pérez sudah menyinggung kemungkinan referendum untuk menata ulang struktur kepemilikan klub demi âmelindungi diri dari ancaman masa depanâ, meski ia menegaskan bahwa kepemilikan tetap berada di tangan para anggota.
Sesuai aturan internal, Real Madrid wajib menggelar rapat luar biasa jika ingin mengubah statuta maupun struktur kepemilikan. Klub juga telah menjalin beberapa kerja sama dengan perusahaan investasi Amerika dalam upaya menjaga daya saing finansial.
Tidak ada rincian angka terkait akuisisi pribadi tersebut, tetapi laporan media pekan lalu menyebut kesepakatan itu menilai Real Madrid di angka 6 miliar dollar AS (sekitar 96 triliun rupiah), menjadi rekor nilai tertinggi bagi klub juara Eropa tersebut.
Pada tahun 2022, Real Madrid menjalin kesepakatan dengan Sixth Street yang memberikan klub 360 juta euro (sekitar 6,12 triliun rupiah) sebagai imbalan atas hak pengembangan dan pengelolaan bisnis baru di area stadion Santiago Bernabéu selama 20 tahun.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Tumbang dari Filipina dan Malaysia, Skuad MLBB Indonesia Tetap Lolos ke Asian Games 2026! Kok Bisa?
-
Wali Kota Kupang Jadikan Sensus Ekonomi 2026 Acuan Pembangunan
-
Update Klasemen Sementara Piala Dunia: Inggris dan Kolombia Teratas Puncaki Grup L & K
-
Piala Dunia 2026: Kane Gagal Manfaatkan Peluang, Inggris Tersandung Ghana
-
Jalan Rasuna Said Kini Lebih Asri dan Enak Dipandang
-
Dari Perangkat hingga Infrastruktur, Lenovo Bangun Fondasi AI Enterprise untuk Organisasi Modern
-
Pemkab Situbondo Permudah Izin Investasi Hotel Bintang 4 di Kawasan Pesisir Kendit
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.