Kemenhut Amankan Perambah Hutan dengan Alat Berat di TN Kutai

Senin, 24 Nov 2025, 12:33 WIB

JAKARTA – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berhasil mengamankan MR dalam kasus perambahan hutan dengan menggunakan alat berat di Taman Nasional (TN) Kutai, Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Kalimantan Kemenhut Leonardo Gultom dalam pernyataan dikonfirmasi dari Jakarta, Senin (24/11), menyampaikan MR diamankan pada Rabu (19/11) setelah tertangkap tangan sedang melakukan penggalian dan pengupasan tanah dalam kawasan TN Kutai untuk melakukan penimbunan dan pembuatan jalan dermaga batu koral.

Ket. Foto: Petugas mengamankan ekskavator yang digunakan oleh pelaku perambahan hutan dalam operasi di TN Kutai, Kaltim, Rabu (19/11/2025). — Sumber: ANTARA

"Sinergi dengan pengelola kawasan konservasi dalam rangka pengamanan kawasan dan penegakan hukum sangat penting dan menjadi salah satu prioritas kami. Penyidik kami akan mendalami dan ungkap adanya pelaku lain maupun aktor yang terlibat dalam aktivitas ini," jelas Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan Leonardo.

Penangkapan itu bermula dari kegiatan patroli pengamanan hutan Balai Taman Nasional Kutai yang menjumpai adanya aktivitas galian C ilegal dengan menggunakan alat berat, yang ditindaklanjuti dengan mengamankan operator alat berat ekskavator di lokasi.

Pengamanan terhadap barang bukti ekskavator dilakukan oleh tim Patroli Balai TN Kutai bersama dengan Tim Operasi Balai Gakkumhut Kalimantan.

Karena tindakannya, kata dia, MR mendapat ancaman hukum penjara maksimal 10 tahun dan denda paling banyak Rp7,5 miliar.

Dirjen Penegakan Hukum Kehutanan Kemenhut Dwi Januanto Nugroho dalam pernyataan serupa mengatakan dalam rangka menjaga kelestarian kawasan konservasi Ditjen Gakkum berkomitmen melakukan penegakan hukum terhadap berbagai aktivitas yang merusak kawasan konservasi.

"Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kedaulatan kawasan hutan sesuai dengan fungsinya. Kolaborasi pengelola kawasan konservasi dengan Ditjen Gakkum Kehutanan di wilayah sangat penting, untuk penguatan perlindungan dan pengamanan kawasan dalam rangka menjaga kelestarian keanekaragaman hayati," jelas Dwi Januanto.

  • Kemenhut
  • Taman Nasional Kutai

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.