Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenlu RI Soroti Peningkatan Kerja Sama Pertanian dengan Indonesia di G20

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 11:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamenlu RI Soroti Peningkatan Kerja Sama Pertanian dengan Indonesia di G20 Doc: ANTARA
Ket. Tangkapan layar - Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Wamenlu RI) Arrmanatha Natsir (kanan) berbicara dalam konferensi pers daring terkait hasil KTT G20 dari Johannesburg, Afrika Selatan, Sabtu malam (waktu setempat) atau pada Minggu sekitar pukul 02.30 WIB (23/11/2025).

JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Wamenlu RI) Arrmanatha Natsir menyoroti dorongan dari sejumlah negara anggota G20 untuk meningkatkan kerja sama dengan Indonesia di bidang pertanian selama pertemuan bilateral dalam rangkaian Forum G20 di Afrika Selatan.

"Yang menarik adalah beberapa negara Afrika yang sengaja kita ketemu karena mereka ingin meningkatkan kerjasama ekonomi," kata Arrmanatha dalam konferensi pers daring terkait hasil KTT G20 dari Johannesburg, Afrika Selatan, Sabtu (22/11) malam (waktu setempat) atau pada Minggu sekitar pukul 02.30 WIB.

Wamenlu menyampaikan bahwa dari total enam pertemuan bilateral yang dilakukan oleh Indonesia dengan negara-negara anggota G20, pertemuan-pertemuan tersebut secara umum membahas dorongan untuk meningkatkan kerja sama bilateral di bidang ekonomi.

Dari sejumlah dorongan tersebut, Wamenlu menyoroti keinginan sejumlah negara untuk meningkatkan kerja sama di bidang pertanian, terutama untuk komoditas kopi.

Dia mencontohkan permintaan dari Republik Angola kepada Indonesia untuk belajar di bidang pertanian, khususnya terkait pengembangan budi daya kopi luwak.

Selain Angola, Wamenlu menyebutkan bahwa India juga menginginkan kerja sama serupa. "Jadi, kerja sama ini terkait dengan hal-hal yang ekonomi yang bersifat lebih maju, tapi juga yang fundamental basic," katanya.

Arrmanatha menambahkan bahwa KTT G20 di Afrika Selatan telah menutup rangkaian kepemimpinan negara-negara berkembang.

"Dan dengan ini menunjukkan bahwa Global South tidak saja menjadi penonton dalam tata kelola global khususnya di bidang ekonomi, tapi juga menjadi co-drivers," katanya.

Hal itu dapat dilihat dari hasil Leaders Declaration yang disepakati, termasuk dalam isu-isu yang menjadi kepentingan negara-negara berkembang, seperti yang terkait dengan penanganan utang, disaster risk reduction, dan tantangan terhadap sistem keuangan internasional global.

Selanjutnya, Wamenlu juga menyoroti langkah yang diambil oleh Ketua atau Presiden G20 Afrika Selatan untuk melakukan peninjauan terhadap peran G20 selama 20 tahun terakhir.

Dari peninjauan tersebut, Afrika Selatan ingin melihat hal-hal yang menjadi kekuatan G20, sekaligus yang menjadi tantangan bagi negara-negara anggota G20 dalam 20 tahun terakhir. Hal itu dinilai penting untuk menentukan arah G20 ke depan, demikian kata Wamenlu Arrmanatha.

KTT G20 di Afrika Selatan membahas berbagai tantangan global yang dibahas dalam tiga sesi. Pada sesi pertama dibahas isu ekonomi berkelanjutan, peran perdagangan dan keuangan dalam pembangunan, serta masalah utang di negara-negara berkembang.
‎
Sesi kedua berfokus pada pembangunan dunia yang tangguh (resilient world), yang mencakup isu kebencanaan, perubahan iklim, transisi energi berkeadilan (just energy transition), serta sistem pangan.
‎
Sementara sesi ketiga membahas isu pekerjaan layak (decent work) dan tata kelola kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
SIM Keliling Jakarta pada S...
Olahraga
Portugal Kalahkan Norwegia ...
Megapolitan
Jakarta Cerah Berawan hingg...
Rona
Tips Siaga Bencana untuk Anak
Nasional
Cuaca Indonesia Hari Ini: B...
Advertisement
Mengejutkan, Yunani Cetak Sejarah dengan Permalukan Jerman 1-0

Mengejutkan, Yunani Cetak Sejarah dengan Permalukan Jerman 1-0

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.