Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Spanyol Tantang Italia di Final Davis Cup Setelah Singkirkan Jerman

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 07:19 WIB | Oleh:
Spanyol Tantang Italia di Final Davis Cup Setelah Singkirkan Jerman Doc: AFP
Ket. Tim Davis Cup Spanyol melakukan selebrasi usai memastikan langkah ke final, Minggu (23/11) dini hari WIB.

BOLOGNA, ITALIA — Tim Davis Cup Spanyol memastikan langkah ke final usai mengalahkan Jerman 2-1 dalam semifinal yang berlangsung ketat di Bologna, Minggu (2311) dini hari WIB. Penentuan kembali terjadi pada partai ganda, di mana Marcel Granollers dan Pedro Martinez tampil solid untuk memastikan kemenangan tim.

Granollers dan Martinez menundukkan pasangan Jerman Kevin Krawietz–Tim Puetz 6-2, 3-6, 6-3 dalam laga berdurasi tiga set. Setelah kehilangan set kedua, duo Spanyol itu memanfaatkan start buruk lawan di set penentuan dan langsung unggul 3-1. Jerman sempat membuka peluang saat mendapatkan break point pada posisi 5-3, namun sebuah ace dari Granollers mematahkan momentum tersebut sebelum smash Martinez mengakhiri pertandingan.

Pelatih Spanyol, David Ferrer, menyampaikan apresiasi besar kepada para pemainnya. “Saya sangat bangga. Mereka harus berjuang keras untuk mencapai final,” kata Ferrer. Spanyol melaju ke final untuk pertama kalinya sejak 2019 meski tampil tanpa petenis nomor satu dunia, Carlos Alcaraz, yang absen karena cedera.

Di final, Spanyol akan menghadapi Italia yang tampil tanpa dua pemain utama, Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti. Namun Ferrer menilai duel tetap berlangsung berat, terlebih pertandingan berlangsung di kandang lawan. “Yang paling penting adalah kami ada di final. Kami tahu ini kandang Italia, tapi kami siap bertarung dan memberi diri kami peluang,” ujar mantan petenis top dunia itu.

Spanyol membuka keunggulan lewat Pablo Carreno Busta yang mengalahkan Jan-Lennard Struff 6-4, 7-6 (8/6). Pertandingan itu menghadirkan drama besar ketika Carreno Busta bangkit dari ketertinggalan 1-6 pada tie-break dan memenangi tujuh poin beruntun untuk memastikan kemenangan. Struff sebelumnya juga menyelamatkan tiga match point sebelum memaksakan tie-break.

“Saat kamu punya tiga match point dan gagal, pasti banyak hal muncul di kepala,” ujar Carreno Busta. “Saya hanya mencoba terus berjuang dan percaya. Ini kemenangan penting bagi saya dan tim.”

Jerman menyamakan kedudukan melalui Alexander Zverev yang menang atas Jaume Munar 7-6 (7/2), 7-6 (7/5). Zverev mengakui penampilannya tidak sebaik laga sebelumnya, namun tetap puas bisa mempersembahkan poin. “Saya tidak bermain maksimal hari ini, tetapi yang terpenting adalah meraih kemenangan untuk tim,” ujarnya.

Final Spanyol kontra Italia diprediksi berlangsung intens meski kedua tim kehilangan bintang utama. Atmosfer Bologna akan menjadi keuntungan bagi Italia, sementara Spanyol datang dengan keyakinan tinggi setelah melalui dua laga yang ditentukan oleh partai ganda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.