Koperasi Merah Putih Pertama yang Beroperasi di Kota Bogor Jadi Contoh

Minggu, 23 Nov 2025, 11:45 WIB

KOTA BOGOR – Koperasi Merah Putih di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, menjadi KMP  pertama yang beroperasi di Kota Bogor, Jawa Barat, sejak 10 November lalu, diharapkan menjadi contoh bagi 67 koperasi sejenis di 67 kelurahan lain di Kota Hujan tersebut untuk segera bisa melayani berbagai kebutuhan masyarakat setempat. 

Di Kota Bogor, dari 68 Koperasi Merah Putih di 68 kelurahan yang ada di enam kecamatan di Kota Bogor yang telah dikukuhkan pada Juli lalu, sebagian masih dalam proses pembangunan dan penyiapan operasi, sedangkan yang telah beroperasi pertama kali, yakni Koperasi Merah Putih di Kelurahan Bantarjati.

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin saat meresmikan beroperasinya Koperasi Merah Putih (KMP) di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, yang menjadi KMP pertama yang beroperasi dari yang ada di 68 kelurahan di enam kecamatan di Kota Hujan tersebut.  — Sumber: ANTARA

Informasi dari Diskominfo Kota Bogor, Minggu (23/11), menyebutkan saat peresmian beroperasinya Koperasi Merah Putih di Kelurahan Bantarjati, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin berharap, dengan kemitraan yang sudah dan mumpuni, Koperasi Merah Putih Kelurahan Bantarjati bisa menjadi contoh bagi wilayah lain.

"Pemkot Bogor siap memfasilitasi koperasi dengan mitra, termasuk bersinergi dengan program Makan Bergizi Gratis," kata Jenal Mutaqin.

Ia juga menegaskan Koperasi Merah Putih yang menjadi Gerakan Nasional dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan pemberdayaan ekonomi dari tingkat desa/kelurahan bisa menjadi ekosistem perekonomian baru.

Koperasi Merah Putih Kelurahan Bantarjati diresmikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin bersama Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Pembiayaan Rudi Wijaya.

Jenal Mutaqin mengatakan, peresmian Koperasi Merah Putih Bantarjati menjadi yang pertama diluncurkan di Kota Bogor. Dengan kemitraan yang sudah ada dan mumpuni, KMP Bantarjati diharapkan bisa menjadi contoh bagi wilayah lain.

Koperasi Merah Putih Bantarjati diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi wilayah lain untuk menjalin koneksi dengan para stakeholders, meskipun masih ada banyak keterbatasan.

"Mudah-mudahan bisa menjadi ladang ekosistem perekonomian dan memberikan dampak kesejahteraan bagi warga masyarakat," katanya.

Stafsus Menkop Bidang Pembiayaan Rudi Wijaya Koperasi Merah Putih Bantarjati juga diharapkan bisa menjadi penghubung seluruh koperasi di Kota Bogor.

"Kita butuh semua koperasi yang terdigitalisasi. Kita bisa memantau terkait kebutuhan koperasi, keanggotaan, simpanan, dan kegiatan perekonomian di semua koperasi,” ujarnya.

Tak hanya untuk Kota Bogor, Koperasi Merah Putih Bantarjati bisa menjadi contoh nasional, terutama terkait inovasi dan kemandirian koperasi yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi semua harus kreatif, dan harapan kita, koperasi ini bisa berjalan dengan baik serta menumbuhkan kesejahteraan bagi masyarakat," katanya.

Di Koperasi Merah Putih Bantarjati tersedia berbagai kebutuhan pokok yang dijual, jasa simpan pinjam, hingga layanan transaksi yang sudah berbasis digital.

Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Bantarjati Sopian mengatakan berdirinya koperasi ini juga untuk memacu minat masyarakat dalam berkoperasi.

"Kami akan membuktikan bahwa masyarakat Bantarjati ingin menjadi anggota koperasi, dengan harapan perekonomian bisa berkembang," katanya.

  • Kota Bogor
  • Koperasi Merah Putih

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.