Banjir Rob Banjarmasin Picu Ancaman Leptospirosis, Dinkes: “Gejalanya Mirip Demam Biasa!”

Minggu, 23 Nov 2025, 21:18 WIB

BANJARMASIN - Memasuki musim hujan dan rob, Pemerintah Kota Banjarmasin mengimbau warga mewaspadai leptospirosis, penyakit berbahaya yang berasal dari bakteri kencing tikus. 

Dinas Kesehatan menyebut gejalanya kerap menyerupai demam biasa, sehingga masyarakat diminta lebih teliti dan segera memeriksakan diri bila keluhan tak membaik dalam beberapa hari.

Ket. Foto: Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin M Ramadhan. — Sumber: ANTARA/HO-Dinkes Banjarmasin

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Muhammad Ramadhan di Banjarmasin, Minggu, menjelaskan kondisi daerah yang sering mengalami genangan akibat hujan dan rob memungkinkan bakteri dari kencing tikus membawa penyakit bagi masyarakat.

"Dibandingkan penyakit kulit dan kutu air, diimbau warga untuk lebih waspada terhadap kencing tikus ini. Sebab, khawatirnya luapan air banjir sudah tercemar," ujarnya.

Gejala awal penyakit ini, kata dia, menyerupai demam biasa, seperti sakit kepala, mual, muntah, hingga kemerahan pada kulit.

Dia meminta masyarakat lebih teliti mengenali tandanya, terutama jika keluhan berlangsung lebih dari tiga hari.

Jika tidak segera tertangani, akibatnya dapat berkembang menjadi kondisi berat yang menyerang organ vital, seperti hati dan ginjal. Dalam kasus tertentu, penyakit ini bahkan bisa berakibat fatal.

“Jika selama tiga hingga lima hari gejalanya tidak membaik, segera periksakan diri ke puskesmas terdekat. Supaya bisa tertangani dengan cepat,” ujarnya.

Ramadhan mengakui hingga saat ini belum terdeteksi masyarakat yang mengalami penyakit ini, namun kewaspadaan harus ditingkatkan lebih dini, termasuk kesiapan tempat layanan kesehatan untuk menghadapi kasus tersebut.

Kondisi yang perlu diwaspadai masyarakat juga pada musim penghujan dan rob ini, yakni penyakit kulit dan kutu air.

"Laporan pasien penyakit kulit dan kutu air dari seluruh fasilitas kesehatan di Banjarmasin hingga kini masih dalam kategori normal. Kondisi ini terjadi karena musim hujan baru memasuki awal dan frekuensi banjir rob belum terlalu sering," ujarnya.

Anggota DPRD Kota Banjarmasin Ahmad Husaini mengapresiasi kewaspadaan dini atas penyakit dari kencing tikus yang dilakukan pemerintah kota setempat yang tentunya harus segera disampaikan secara luas ke masyarakat.

"Masalah kesehatan ini memang kita harus cepat menyampaikan ke masyarakat, ini sebagai bentuk pencegahan lebih dini," ujarnya.

Dia berharap, penanganan penyakit akibat banjir di daerah ini menjadi perhatian khusus, utamanya di daerah padat penduduk yang sering banjir, baik saat hujan maupun air pasang.

"Dinkes harus sering turun ke lapangan ke daerah rawan banjir," ujar Husaini yang Anggota Komisi IV ​​​​​DPRD mitra Dinkes Banjarmasin itu.

  • banjarmasin
  • banjir rob
  • leptospirosis

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.