Meningkatkan Sosialisasi Jamsostek Kepada Pekerja Rentan

Sabtu, 22 Nov 2025, 23:15 WIB

Pariaman - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) meningkatkan sosialisasi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) kepada pekerja rentan di daerah itu guna melindungi mereka dari dampak sosial pasca mengalami kecelakaan kerja.

"Sejumlah pekerja rentan, khususnya penerima bantuan sosial masih menolak didaftarkan (sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan), karena khawatir bantuan sosial yang mereka terima selama ini terputus jika terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad di Pariaman, Sabtu.

Ket. Foto: Wako Pariaman, Sumbar Yota Balad sedang memberikan sambutan. — Sumber: Antara

Pemkot Pariaman memiliki program Satu Pegawai Satu Pekerja Rentan atau Tuwai Ketan guna mendaftarkan dan membayarkan premi kepesertaan orang di lingkungannya agar terlindungi melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Setidaknya dari semenjak program tersebut diluncurkan pada Juli 2025, jumlah pesertanya mencapai 1.100 orang yang berasal dari berbagai profesi dengan tingkat risiko kecelakaan tinggi, namun perekonomian mereka relatif lemah, bahkan tercatat sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah.

Oleh karena itu, Yota meminta sejumlah pihak di antaranya pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan penyuluh sosial agar menyampaikan informasi terkait program tersebut kepada masyarakat luas.

"Pekerja rentan yang menerima PKH (yang didaftarkan sebagai penerima manfaat Tuai Ketan) tidak terputus bantuan sosialnya dan tidak berdampak apapun terhadap status masyarakat sebagai penerima bantuan sosial," katanya.

Ia menjelaskan banyak manfaat yang akan diperoleh warga pekerja rentan di daerah itu jika terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, khususnya melalui program Tuwai Ketan.

Manfaat tersebut, lanjutnya, tidak saja premi dibayarkan oleh pegawai Pemkot Pariaman, namun juga ketika terjadi kecelakaan kerja, biaya pengobatan dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan, bahkan jika meninggal ahli waris akan mendapatkan santunan dan anak akan mendapatkan beasiswa.

"Saya berharap penyelenggara layanan sosial di lapangan melakukan pendataan bagi pekerja rentan. Setelah pendataan, nantinya akan kita pilih mana yang prioritas, mari samakan persepsi, karena kita hadir untuk masyarakat terutama masyarakat miskin," tambahnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Pariaman Gusniyetti Zaunit mengatakan Tuwai Ketan dirancang dan dijalankan, karena masih banyak pekerja sektor informal di daerah itu yang belum terlindungi, padahal memiliki resiko kerja yang tinggi.

“Tuwai Ketan sebagai wujud kepedulian dan gotong royong ASN," ujarnya.

Ia menambahkan pegawai Pemkot Pariaman telah membayar premi peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui Tuwai Ketan semenjak program itu diluncurkan mencapai Rp106 juta, sedangkan santunan kematian dari empat peserta yang telah meninggal dunia mencapai Rp72 juta.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.