- Home
-
- Luar Negeri
-
- Harapan Konservasi, Popula...
Harapan Konservasi, Populasi Panda Raksasa Meningkat
Sabtu, 22 Nov 2025, 22:27 WIBCHENGDU - Populasi panda raksasa di penangkaran di Tiongkok telah meningkat hampir dua kali lipat dalam satu dekade terakhir, yakni mencapai total 808 ekor, seperti diungkapkan Kepala Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Nasional Tiongkok Liu Guohong, pada Jumat (21/11).
Pertumbuhan itu membentuk sebuah kelompok pengembangbiakan yang berkelanjutan untuk spesies tersebut, kata Liu dalam Global Panda Partners Conference 2025 yang diadakan di Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya.
Populasi itu menunjukkan peningkatan yang signifikan dari 422 ekor yang tercatat pada akhir 2015. Liu mengaitkan pertumbuhan tersebut dengan penelitian pengembangbiakan yang ditingkatkan, termasuk membentuk sebuah aliansi inovasi nasional untuk konservasi panda raksasa, yang mengumpulkan sumber daya guna mempelajari isu-isu utama seperti keragaman genetik.
Upaya konservasi juga memanfaatkan teknologi canggih, dengan pihak berwenang mengerahkan sebuah sistem pemantauan "ruang-udara-darat" yang terintegrasi untuk melacak panda raksasa liar, kata Liu.
Tiongkok meningkatkan perlindungan habitat panda raksasa. Sebanyak 73 cagar alam yang terisolasi diintegrasikan ke dalam Taman Nasional Panda Raksasa, yang luasnya mencapai 22.000 kilometer persegi.
Administrasi itu berjanji akan menyelaraskan strategi konservasi di masa depan dengan rekomendasi Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (Communist Party of China/CPC) untuk Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030), yang menekankan upaya untuk terus meningkatkan keanekaragaman, stabilitas, dan keberlanjutan ekosistem.
Berlangsung dari 20 hingga 22 November, konferensi itu terdiri dari sesi pleno, delapan sesi paralel, dan serangkaian kegiatan pendukung yang berfokus pada topik-topik seperti peradaban ekologi, budaya panda, dan pariwisata budaya.
Dikenal sebagai "kampung halaman panda raksasa", Sichuan memiliki habitat panda terbesar di dunia dan menjadi rumah bagi lebih dari 70 persen populasi panda raksasa liar di Tiongkok. Ant/Xinhua
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Wali Kota Denpasar Serahkan Rumah Layak Huni bagi Warga
-
Tiongkok Gunakan AI Demi Amankan Masa Depan Panda
-
Kandang Liverpool Tak Lagi Angker? Joao Neves Bongkar Rahasia PSG Bisa Selamat dari 'Neraka' Anfield
-
Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Enam ABK KM Osela
-
Penyelundupan Puluhan Reptil Liar dan Dilindungi Berhasil Digagalkan di Bandara Soetta, Seorang WNA Mesir Ditangkap
-
Gempa Darat Jauh Lebih Mematikan Daripada Gempa Dasar Samudera. Pelajaran dari Gempa Bumi Sesar Maqur-Konar di Afghanistan
-
Madrid Belum Terbendung, MU Masih Tumpul
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.