Banjir Pembiayaan! BRI Kucurkan Rp147,2 Triliun KUR ke 3,2 Juta Debitur per Oktober 2025
Jumat, 21 Nov 2025, 14:27 WIBJAKARTA â Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh perbankan memegang peranan penting dalam menjaga dinamika ekonomi nasional, terutama sebagai motor penggerak sektor UMKM yang menjadi tulang punggung serapan tenaga kerja.
Akses pembiayaan yang terjangkau memungkinkan pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, hingga memperbaiki rantai pasok.
Di sisi lain, percepatan penyaluran KUR juga membantu mendistribusikan likuiditas ke sektor produktif, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Karena itu, komitmen perbankan dalam memperkuat kualitas penyaluran KUR menjadi kunci agar UMKM dapat naik kelas dan tetap tangguh menghadapi tekanan ekonomi.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp147,2 triliun kepada 3,2 juta debitur hingga akhir Oktober 2025.
Realisasi tersebut setara dengan 83,2 persen dari total alokasi KUR BRI tahun 2025 sebesar Rp177 triliun. Alokasi ini meningkat dari alokasi awal sebesar Rp175 triliun, seiring tingginya permintaan pembiayaan produktif dari pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/11), menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong pertumbuhan sektor UMKM agar tetap sehat dan berkelanjutan sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
âBRI juga memastikan program KUR berjalan optimal dengan sisa kuota sebesar Rp29,8 triliun yang siap disalurkan hingga akhir tahun 2025 untuk mendukung pertumbuhan dan pemberdayaan pengusaha UMKM di seluruh Indonesia,â kata Hery.
Kuota KUR BRI pada tahun 2025 terdiri atas Rp160 triliun untuk KUR Mikro berupa pinjaman di bawah Rp100 juta, serta Rp17 triliun untuk KUR Kecil berupa pinjaman Rp100 juta hingga Rp500 juta.
Hery menegaskan bahwa BRI senantiasa berkomitmen mendukung program prioritas pemerintah, termasuk melalui penyaluran KUR.
Skema KUR menjadi bagian dari implementasi Asta Cita untuk memperkuat UMKM, khususnya pada sektor produktif seperti pertanian, perdagangan, dan perikanan. Upaya ini sekaligus mendorong penguatan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah.
Sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI memastikan pemberian KUR dilakukan secara prudent, transparan dan akuntabel, sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta dapat dipertanggungjawabkan.
Hal ini dikarenakan KUR merupakan kredit yang 100 persen bersumber dari dana bank, atau menggunakan dana perbankan yang berasal dari penghimpunan dana masyarakat, sehingga kualitas kreditnya harus terjaga dengan baik.
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
- kredit usaha rakyat (KUR)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Harga Ayam Naik, Mentan Amran Sidak Pasar Kebayoran
-
AS Ambil Langkah Awal Menuju Sanksi Perdagangan Global Baru
-
Efisiensi MBG Bisa Hemat Rp40 Triliun per Tahun
-
Formula 1: Norris Akui McLaren Masih Harus Berbenah di Semua Lini
-
Kuba Berisiko Jatuh ke Jurang Krisis Kemanusiaan yang Parah
-
Ramadan Skin Shift Is Real, Ritual Hidrasi dari Kepala hingga Kaki Selama Puasa
-
Kredit Skema KURDA Bunga Nol Persen Dirilis Pemkab Sragen untuk Dorong UMKM Naik Kelas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.