Anggota Komisi II DPR Azis Subekti (kedua kiri), Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil Kemendagri Muhammad Nuh Al-Azhar (kiri), Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kanan), Anggota KPU August Mellaz (kedua kanan), dan Direktur Eksekutif Virtue Research Institute (VRI) Muhammad Naziful Haq (tengah) menjadi pembicara pada diskusi publik yang digelar Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP DEM) di Media Center KPU, Jakarta, Rabu (19/11). Diskusi yang mengangkat tema "Menegakkan HAM dalam Pemilu dan Pemilihan" tersebut membahas penjaminan hak konstitusional warga negara untuk memilih, dipilih, dan berpartisipasi dalam proses politik tanpa diskriminasi, kekerasan, atau manipulasi.
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kanan), dan Anggota KPU August Mellaz (kiri) menjadi pembicara pada diskusi publik yang digelar Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP DEM) di Media Center KPU, Jakarta, Rabu (19/11).
Anggota Komisi II DPR Azis Subekti (ketiga kiri), Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil Kemendagri Muhammad Nuh Al-Azhar (kedua kiri), Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kiri), Anggota KPU August Mellaz (kanan), dan Direktur Eksekutif Virtue Research Institute (VRI) Muhammad Naziful Haq (kedua kanan) menjadi pembicara pada diskusi publik yang digelar Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP DEM) di Media Center KPU, Jakarta, Rabu (19/11).
Anggota Komisi II DPR Azis Subekti (kedua kiri), Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil Kemendagri Muhammad Nuh Al-Azhar (kiri), Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kanan), Anggota KPU August Mellaz (kedua kanan), dan Direktur Eksekutif Virtue Research Institute (VRI) Muhammad Naziful Haq (tengah) menjadi pembicara pada diskusi publik yang digelar Koalisi Pewarta Pemilu dan Demokrasi (KPP DEM) di Media Center KPU, Jakarta, Rabu (19/11). Diskusi yang mengangkat tema "Menegakkan HAM dalam Pemilu dan Pemilihan" tersebut membahas penjaminan hak konstitusional warga negara untuk memilih, dipilih, dan berpartisipasi dalam proses politik tanpa diskriminasi, kekerasan, atau manipulasi.
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".