IHSG Hari Ini Tancap Gas ke Zona Hijau, Surplus Transaksi Berjalan Bikin Kejutan

Kamis, 20 Nov 2025, 17:27 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat seiring rilis data neraca transaksi berjalan Indonesia yang kembali mencatat surplus.

Surplus tersebut memberi sinyal ketahanan ekonomi eksternal yang lebih kuat, sekaligus meredakan kekhawatiran pasar terhadap tekanan nilai tukar dan arus modal keluar.

Ket. Foto: Pengunjung melihat layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. — Sumber: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A

Perbaikan posisi eksternal ini turut meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek makro domestik, sehingga mendorong aliran dana masuk ke pasar saham dan menopang penguatan IHSG di akhir sesi.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (20/11) sore ditutup menguat 13,34 atau 0,16 persen ke posisi 8.419,92 seiring dengan neraca transaksi berjalan Indonesia periode kuartal III-2025 mencatatkan surplus, setelah sebelumnya tercatat defisit.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,95 poin atau 0,11 persen ke posisi 848,02.

“Kami memperkirakan IHSG berpotensi melemah menuju level 8.400- 8350 pada perdagangan Jumat ,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Dari dalam negeri, neraca transaksi berjalan Indonesia tercatat surplus 4,0 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara 1,1 persen dari PDB per kuartal III-2025, dari sebelumnya tercatat defisit 2,7 miliar dolar AS atau setara 0,8 persen dari PDB pada kuartal II-2025.

Capaian tersebut merupakan surplus neraca transaksi berjalan pertama sejak kuartal I-2023 dan yang terbesar sejak kuartal III-2022, yang ditopang oleh kenaikan ekspor nonmigas. Adapun, transaksi modal dan finansial mencatatkan defisit 8,1 miliar dolar AS pada kuartal II-2025.

Dengan demikian, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tercatat defisit 6,4 miliar dolar AS pada kuartal III-2025, dengan posisi cadangan devisa senilai 148,7 miliar dolar AS pada September 2025.

Dari Amerika Serikat (AS), indeks S&P Global Composite PMI Flash bulan November 2025 diperkirakan turun ke level 53,8, dari sebelumnya di level 54,6 pada Oktober 2025. Sedangkan Michigan Consumer Sentiment Final bulan November 2025 diperkirakan turun di level 50,3 dari sebelumnya 53,6 pada Oktober 2025.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 2,35 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor energi yang masing-masing naik sebesar 0,55 persen dan 0,48 persen.

Sedangkan dua sektor melemah yaitu sektor properti turun paling dalam sebesar 1,05 persen, diikuti oleh sektor teknologi yang masing-masing turun 1,05 persen dan 0,02 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu JATI, BOGA, SKLT, BUKK, dan SMDM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni FMII, PURI, ISEA, NRCA, dan AEGS.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.294.589 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 37,92 miliar lembar saham senilai Rp19,65 triliun. Sebanyak 311 saham naik, 306 saham menurun, dan 195 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 1.299,80 poin atau 2,68 persen ke 49.837,50, indeks Hang Seng menguat 4,92 poin atau 0,02 persen ke 25.835,57, indeks Shanghai melemah 15,69 poin atau 0,40 persen ke 3.931,05, dan indeks Strait Times menguat 6,85 poin atau 0,15 persen ke 4.512,07.

  • Ihsg hari ini

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.