Arsenal Akhiri Kerja Sama dengan Visit Rwanda

Kamis, 20 Nov 2025, 09:21 WIB

PARIS, PRANCIS - Arsenal, pemuncak klasemen sementara Liga Inggris, dipastikan mengakhiri kerja sama komersialnya dengan Visit Rwanda pada akhir musim ini. Kepastian tersebut diumumkan Badan Pengembangan Rwanda (Rwanda Development Board/RDB) pada hari Rabu (19/11).

Kemitraan yang telah berlangsung selama delapan musim itu belakangan mendapat sorotan tajam, menyusul meningkatnya kekerasan di wilayah timur Republik Demokratik Kongo (DRC) yang kaya mineral dan berbatasan langsung dengan Rwanda. Pemerintah DRC menuduh Rwanda mempersenjatai serta mendukung kelompok milisi M23, yang sejak 2021 berhasil menguasai sejumlah wilayah mereka.

Ket. Foto: Ilustrasi Visit Rwanda di kostum Arsenal. — Sumber: AFP

Konflik tersebut telah menewaskan ribuan orang dan memicu krisis kemanusiaan, meskipun dalam beberapa bulan terakhir DRC dan M23 menandatangani kesepakatan gencatan senjata serta kerangka kerja perdamaian.

Pada bulan April lalu, sejumlah pendukung Arsenal melakukan protes terkait kelanjutan kerja sama ini. Logo Visit Rwanda selama bertahun-tahun terpampang di lengan jersey para pemain sebagai bagian dari kontrak sponsor.

“Arsenal dan Rwanda Development Board telah sepakat untuk mengakhiri kemitraan pada akhir musim ini, menutup kolaborasi selama delapan musim yang menjadikan Visit Rwanda sebagai Mitra Resmi Sleeve Pertama Arsenal,” demikian pernyataan resmi RDB.

Meski kontrak dengan Arsenal berakhir, Rwanda masih mempertahankan kerja sama komersial dengan sejumlah klub besar Eropa lainnya, termasuk Paris Saint-Germain, Bayern Munich, dan Atletico Madrid.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.