Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kudus Siapkan 440 Gerai UMKM untuk Tradisi Dandangan Ramadhan 2026

📅 Selasa, 18 Nov 2025, 17:59 WIB | Oleh:
Pemkab Kudus Siapkan 440 Gerai UMKM untuk Tradisi Dandangan Ramadhan 2026 Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Pelaksanaan tradisi dandangan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tahun sebelumnya.

KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menyiapkan 440 gerai bagi pedagang yang akan meramaikan pasar malam Tradisi Dandangan 2026, ajang tahunan penyambut Ramadhan yang sekaligus menjadi penggerak ekonomi daerah.

Tahun ini UMKM lokal mendapat porsi terbesar, sementara pengunjung dan omzet diprediksi meningkat dibanding tahun sebelumnya.

"Pedagang lokal akan mendapatkan porsi terbanyak dengan alokasi 72 persen, sedangkan sisanya untuk pedagang dari luar daerah," kata Pelaksana Harian Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Djati Solechah didampingi Kabid Pedagang Kaki Lima (PKL) Imam Prayitno usai rapat tradisi Dandangan di Aula Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus di Kudus, Selasa.

Ia mengungkapkan alasan masih menerima pedagang dari luar kota, karena bertujuan untuk meningkatkan daya saing, menambah keramaian, serta transfer teknologi dan kreativitas.

Melalui tradisi dandangan ini, kata dia, Pemkab Kudus ingin memberdayakan pelaku UMKM untuk memperkenalkan berbagai jenis produk asli Kabupaten Kudus, serta untuk meningkatkan dan menaikkan kualitas taraf ekonomi pelaku UMKM.

Sementara lokasi pasar malam selama tradisi dandangan, yakni di sepanjang Jalan Sunan Kudus hingga perempatan Jember.

Karena tradisi dandangan digelar 10 hari sebelum Ramadhan maka direncanakan pasar malam pada Tradisi Dandangan digelar tanggal 10 Februari 2026 hingga menjelang puasa Ramadhan, maka pendaftarannya dibuka mulai tanggal 20 Februari 2026.

Adapun lokasi kantong parkir, yakni di Jalan A. Yani. Jalan Ramelan, Jalan Pangeran Puger, Jalan Madureksan, Jalan Kiai Telingsing, Jalan Wahid Hasyim, Jalan KH A. Dahlan dan Jalan Menara.

Tradisi dandangan di Kudus biasanya diramaikan dengan kirab dandangan dengan menampilkan pawai budaya beberapa desa di Kudus dengan rute kirab di jalan-jalan protokol.

Setibanya di Alun-alun peserta kirab melakukan adegan untuk menceritakan perkembangan Islam secara sederhana.

Kemudian ditutup dengan pemukulan bedug yang dilakukan oleh pejabat instansi terkait, sekaligus dimulainya awal bulan puasa Ramadhan.

Sementara perputaran uang selama 2025 yang berlangsung selama 10 hari pelaksanaan sebesar Rp16,5 miliar dengan jumlah pengunjung berkisar 80.000 orang.

Sedangkan pada tahun 2026 diprediksi bisa meningkat Rp17 miliar dengan jumlah pengunjung lebih banyak lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.