Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Cuaca Ekstrem di NTT: BMKG Prediksi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

28 Selasa, 18 Nov 2025, 10:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Ekstrem di NTT: BMKG Prediksi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Cuaca Ekstrem di NTT: BMKG Prediksi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Doc: Antara Foto
Ket. Kondisi hujan di wilayah Kota Kupang, NTT.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 18-19 November 2025.

“Terpantau adanya bibit siklon tropis 97S di sekitar Samudra Hindia bagian selatan Pulau Rote yang bergerak ke arah timur. Kondisi ini mendukung hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah NTT,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Nanik Tresnawati dalam keterangannya di Kupang, Selasa.

Ia mengatakan potensi bibit siklon tersebut untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam ke depan dalam kategori peluang rendah.

BMKG memperkirakan pada hari ini, potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi di wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, dan Malaka.

Sementara pada Rabu (19/11), potensi cuaca serupa terjadi di wilayah Lembata, Ende, dan Flores Timur. Adapun Sabu Raijua berpotensi mengalami angin kencang pada hari ini.

Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap dampak hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang berdurasi singkat yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

“Waspadai dampak dari petir dengan menghindari tempat tinggi dan dataran luas, jangan berlindung di bawah pohon dan menjauhi tiang listrik, kolam renang, danau dan sungai, serta mematikan alat elektronik dan komunikasi untuk mengurangi risiko sambaran petir,” kata Nanik.

Saat ini beberapa wilayah NTT sudah memasuki musim hujan dan sebagian besar masih mengalami peralihan musim, dari musim kemarau ke musim hujan.

BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang pada 18-19 November 2025.

BMKG mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak panik terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi.

Masyarakat juga diharapkan selalu memantau perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG melalui laporan terkini Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Rentan Terkoreksi - 28 Oktober 2026

48 menit yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Rentan Terkoreksi - ...
Olahraga
Pemain PSG Kvaratskhelia Su...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.