Viral! Bocah di Malang Diduga Dirundung di Tangga Pemakaman, Polisi Periksa 3 Saksi
Senin, 17 Nov 2025, 17:32 WIBMALANG -Â Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota tengah menyelidiki dugaan perundungan terhadap seorang anak di wilayah Sukun setelah sebuah video viral di media sosial. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) telah memeriksa tiga saksi yang diduga mengetahui langsung kejadian tersebut, sementara visum korban masih menunggu hasil resmi dari rumah sakit.
Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto di Kota Malang, Jawa Timur, Senin, menyampaikan tiga saksi itu adalah mereka yang diduga mengetahui secara langsung kejadian perundungan pada korban.
"Ada tiga orang saksi diperiksa oleh Unit PPA hari ini, mereka merupakan warga di sekitar tempat kejadian perkara yang diduga mengetahui kejadian itu," kata Yudi.
Pemeriksaan terhadap ketiganya menjadi bagian dari upaya penyelidikan dugaan kasus perundungan di Kota Malang setelah sebelumnya kepolisian secara resmi menerima laporan dari korban, pada Rabu (12/11).
Kepolisian setempat juga sudah meminta keterangan terhadap dua orang lainnya, yakni korban yang berusia 13 tahun beserta ibu kandungnya, pada Sabtu (15/11).
Ditanya mengenai hasil visum milik korban, Yudi mengemukakan jika hal tersebut belum terbit, sehingga pihaknya masih tak bisa memaparkan luka-luka yang diderita oleh korban akibat aksi perundungan tersebut.
"Kami masih menunggu dari rumah sakit," ujarnya.
Polresta Malang Kota memastikan sampai sekarang juga masih melakukan pendalaman terkait motif aksi dari dugaan perundungan ini.
Sebagaimana diketahui, dugaan perundungan di Kota Malang yang terjadi di Sukun atau tepatnya sekitaran tangga akses menuju area pemakaman diketahui melalui video amatir yang diunggah di salah satu akun media sosial instagram, pada hari ini.
Di dalam video tersebut diperlihatkan korban perundungan merupakan anak perempuan. Dia mengenakan pakaian berwarna hitam dan celana berwarna abu-abu terduduk di salah satu bagian anak tangga sambil memegang telepon genggam.
Korban saat itu secara tiba-tiba mendapatkan pukulan dari salah satu anak perempuan di bagian pipi sebelah kiri.
Aksi dugaan perundungan tidak berhenti sampai di situ saja, dalam posisi berdiri korban kembali ditampar di bagian bibir. Dalam kondisi menangis dan menutup wajahnya, dia kembali mendapatkan pukulan di bagian pipi kanan.
Tak berhenti sampai di situ, di bagian akhir video terdapat dua orang anak perempuan kembali melakukan pemukulan beberapa kali secara bersama-sama.
- malang
- perundungan
- polresta malang
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Hari Ini, Polda Metro Jaya Buka SIM Keliling di 5 Lokasi
-
Trump Resmi Pangkas Tarif Impor Indonesia ke AS Jadi 19 Persen
-
Lagi, Petinggi OJK Mundur, Kini Giliran Mirza Adityaswara, Otoritas Klaim Pengawasan Tetap Normal
-
LKS SMK Tingkat Nasional: 29 Siswa Kalsel Siap Berlaga Bawa Prestasi
-
BP3MI NTT Ajak Calon PMI Berangkat Sesuai Aturan agar Terlindungi
-
Semeru Meletus, Jalur Vital Malang–Lumajang Ditutup, Ini Rute Alternatifnya
-
China Punya Apotek Tanpa Manusia, Obat Keluar Otomatis Tanpa Antre! Kapan Indonesia Nyusul?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.