Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Makassar dan Swasta Bagikan Seragam Gratis untuk Siswa SD

📅 Senin, 17 Nov 2025, 10:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Makassar dan Swasta Bagikan Seragam Gratis untuk Siswa SD Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memakaikan baju seragam sekolah gratis untuk siswa SD di Makassar, Senin (17/11/2025).

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, bersama beberapa perusahaan swasta melalui dana tanggung jawab sosial (CSR) membagikan seragam sekolah gratis kepada sejumlah siswa sekolah dasar (SD).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Makassar, Senin (17/11), mengatakan penyaluran seragam sekolah gratis untuk siswa SD bagian dari kepedulian terhadap pemerataan akses pendidikan.

"Kami dari Pemkot Makassar dan beberapa perusahaan seperti Bank Sulselbar dan Citra Land City melalui CSR membagikan seragam sekolah gratis kepada siswa SD," ujarnya.

Adapun bantuan itu berupa seragam sekolah gratis, tas, dan tumbler bagi total 135 siswa. Penyerahan berlangsung di SD Inpres Cambaya I, II, dan III di Kecamatan Tallo.

Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi antara Citra Land dan Bank Sulselbar yang telah memberikan dukungan dalam penyediaan pakaian seragam gratis beserta perlengkapan sekolah untuk siswa SD di Kota Makassar.

"Saya sangat mengapresiasi kolaborasi dari Citra Land City dan Bank Sulselbar yang telah bersama-sama memberikan support bantuan pengadaan seragam gratis dan perlengkapan sekolah," katanya.

Munafri mengatakan, kolaborasi ini bukan hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi bentuk nyata kepedulian berbagai pihak terhadap dunia pendidikan.

"Ini bentuk kolaborasi pihak CSR, pengadaan pakaian seragam gratis dan perlengkapan sekolah, tas sekolah, dan tumbler yang akan dipakai anak-anak kita," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Karena itu, kerja sama dengan pihak swasta harus terus dibangun untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang kuat.

Dia menambahkan, bantuan ini dapat mengurangi beban orang tua yang biasanya harus mengeluarkan biaya cukup besar setiap tahun untuk membeli seragam sekolah.

"Artinya, kalau harus keluar uang sampai Rp100 ribu, bahkan sampai Rp200 ribu atau Rp300 ribu, ini tidak keluar lagi setiap tahunnya," ucapnya.

"Sehingga pemerintah selalu hadir di dalam persoalan-persoalan yang ada di dalam keadaan ekonomi masyarakat khususnya keadaan ekonomi rumah tangga," lanjut Munafri Arifuddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.