Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Labuan Bajo Fokus Perbaiki Saluran Air Demi Kenyamanan Wisatawan

📅 Senin, 17 Nov 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Labuan Bajo Fokus Perbaiki Saluran Air Demi Kenyamanan Wisatawan Doc: Antara
Ket. Petugas BPBD Manggarai Barat membersihkan saluran air di Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Labuan Bajo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat di Provinsi Nusa Tenggara Timur mengerahkan petugas untuk membersihkan saluran-saluran air di Kota Labuan Bajo agar jalanan di wilayah itu tidak tergenang semasa hujan.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Manggarai Barat Oktavianus Andi Bona menyampaikan bahwa pembersihan saluran air di Labuan Bajo dilakukan sejak awal November 2025.

"Saluran air yang tersumbat di dalam kota ini hampir seluruh kami sudah bersihkan," kata Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Manggarai Barat Oktavianus Andi Bona saat dihubungi di Labuan Bajo pada Minggu (16/11).

Pembersihan saluran air antara lain telah dilakukan di depan Patung Komodo, area kuliner Kampung Ujung, Waemata, depan Kantor Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Manggarai Barat, dan sepanjang Jalan Pantai Pede Labuan Bajo.

Oktavianus mengatakan bahwa genangan kadang masih muncul di area jalan tertentu saat curah hujan tinggi, tetapi cepat surut.

"Walaupun air tergenang setelah hujan, tapi cepat turun karena drainase tidak tersumbat," katanya.

Di area yang masih tergenang, menurut dia, petugas diturunkan untuk membersihkan saluran yang tertutup lumpur dan kerikil saat hujan turun.

"Untuk sekarang kami terus memantau supaya tidak lagi tersumbat," katanya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Manggarai Barat umumnya memasuki musim hujan pada dasarian kedua bulan November 2025.

"Tapi ada beberapa kecamatan yang masuk musim hujan lebih awal di bulan Oktober dasarian tiga," kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Maria Seran.

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi telah menginstruksikan dinas teknis terkait agar siaga menghadapi dampak peningkatan curah hujan.

"Saya perintahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Cipta Karya, dan BPBD untuk selalu memperhatikan kondisi jalan dan drainase yang ada di depan mata kita, jangan sampai air hujan tergenang di badan jalan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.