Dive Master Hilang dalam Insiden KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo, 29 Orang Selamat
Kamis, 15 Okt 2026, 04:32 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
LABUAN BAJO – Insiden tenggelamnya kapal wisata KM Feronia di perairan Pulau Tatawa, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyisakan satu korban yang belum ditemukan. Veronica Beatrix Jessica, 23 tahun, seorang dive master atau pemandu aktivitas menyelam, dilaporkan hilang setelah kapal wisata tersebut mengalami kecelakaan pada Selasa (13/10).
Hingga Selasa malam, keberadaan Jessica masih menjadi tanda tanya. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian, setelah berhasil mengevakuasi 29 orang dari total 30 orang yang tercatat dalam manifes kapal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, Fathur Rahman, mengatakan satu orang yang masih hilang telah diidentifikasi sebagai Veronica Beatrix Jessica, warga negara Indonesia berusia 23 tahun.
“Hingga pukul 18.00 WITA, sebanyak 29 orang telah berhasil dievakuasi, sementara satu orang penumpang atas nama Veronica Beatrix Jessica, berusia 23 tahun, Warga Negara Indonesia, masih dalam pencarian. Hingga saat ini, hasil pencarian masih nihil,” kata Fathur, Selasa malam.
Operasi pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil. Tim SAR menghadapi sejumlah kendala, terutama jarak pandang yang terbatas serta arus laut yang kuat di sekitar lokasi tenggelamnya kapal. Pencarian kemudian dilanjutkan pada Rabu (14/10).
Di tengah upaya menemukan Jessica, kesaksian nakhoda KM Feronia, Isran, mengungkap detik-detik mencekam saat kapal wisata jenis pinisi itu terbalik.
Menurut Isran, kapal diduga terbalik setelah dihantam arus laut yang kuat dari sisi kiri. Ketika insiden terjadi, sejumlah tamu berada di dek atas, sementara satu orang lainnya diketahui sedang berada di toilet.
Dalam situasi darurat tersebut, Isran mengaku langsung memprioritaskan penyelamatan para tamu dengan membuka rakit penolong atau life raft agar mereka bisa menyelamatkan diri.
“Saya fokus kepada tamu. Saya buka life raft (rakit penolong), tamu naik, sudah itu saja,” ujar Isran.
Keberadaan Jessica baru diketahui belum terkonfirmasi setelah dilakukan penghitungan terhadap seluruh orang yang tercatat dalam manifes kapal. Dari 30 orang yang terdata, sebanyak 29 orang berhasil dievakuasi, sedangkan Jessica masih belum ditemukan.
Tim SAR gabungan kini melanjutkan pencarian di sekitar perairan Pulau Tatawa. Kondisi arus laut dan keterbatasan jarak pandang menjadi tantangan dalam upaya menemukan dive master tersebut.
Hingga pencarian dilanjutkan pada Rabu (14/10), Jessica masih menjadi satu-satunya korban yang dilaporkan hilang dalam insiden tenggelamnya KM Feronia di kawasan wisata Labuan Bajo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!