Jaga Stabilitas Produksi, Ini Capaian PHE Hingga Triwulan III Tahun 2025
Senin, 17 Nov 2025, 14:05 WIBJaga Stabilitas Produksi, Ini Capaian PHE Hingga Triwulan III Tahun 2025
JAKARTA â PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina berhasil mencatatkan kinerja operasi yang solid hingga Triwulan III Tahun 2025. Capaian positif ini tercermin dari angka produksi migas yang mencapai 1,03 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD), terdiri dari produksi minyak sebesar 553 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas 2,83 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD).
Selain menjaga stabilitas produksi, Subholding Upstream juga menunjukkan kinerja unggul di kegiatan operasi lain seperti realisasi pemboran eksploitasi sebanyak 661 sumur, kegiatan workover 969 sumur, kegiatan well service 28.507 sumur, survei seismik 2D sepanjang 109 kilometer (km), survei seismik 3D seluas 652 kilometer persegi (km2), serta peng eksplorasi sebanyak 15 sumur hingga akhir September 2025. Capaian ini menjadi bukti komitmen PHE dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui peningkatan efisiensi dan kehandalan operasi di seluruh wilayah kerja, baik domestik maupun internasional.
Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Hermansyah Y Nasroen, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja yang telah berkontribusi dalam menjaga kinerja perusahaan serta dukungan dari para mitra kerja dan pemangku kepentingan. âCapaian positif ini merupakan hasil kerja keras seluruh Perwira Subholding Upstream Pertamina yang terus berinovasi dan menjaga produktivitas operasi. Kami berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan produksi migas nasional serta memberikan nilai tambah bagi Pertamina dan Indonesia,â ujar Hermansyah di Jakarta, Senin (17/11).
Subholding Upstream juga mencatat kinerja signifikan dalam penemuan sumberdaya 2C mencapai 870 juta barel setara minyak (MMBOE). Temuan besar di wilayah kerja Rokan menjadi salah satu kontributor utama pertumbuhan sumber daya tersebut, termasuk dari potensi migas non-konvensional (MNK) di area Aman Trough K7A dan K7B serta penambahan cadangan P1 sebesar 149 juta barel setara minyak (MMBOE).
âKeberhasilan penemuan sumberdaya dan penambahan cadangan ini menunjukkan arah yang positif bagi keberlanjutan produksi migas Indonesia ke depan dalam mendukung tercapainya target ketahanan dan kemandirian energi nasional,â tambah Hermansyah.
PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.
- Minyak dan Gas Bumi
- Pertamina Hulu Energi
- Produksi Minyak Nasional
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Putri Hadapi An Se-young di Final, Wakil Indonesia Siap Panen Gelar di Australia Open
-
Mo Salah Tidak Masuk Skuad Liverpool di Liga Champions Pekan Ini, Mampukah The Reds Kalahkan Inter Milan?
-
Cuaca Ekstrem Ancam Bali 11–17 Februari 2026, Ini Peringatan Resmi BBMKG
-
Pemkot Kendari Perketat Pengawasan Hiburan Malam, THM Wajib Tutup hingga 22 Maret 2026
-
Lima RT di Kepulauan Seribu Terendam Banjir Rob
-
Efisiensi Jadi Kunci, Bos PHE Buka-bukaan Strategi Investasi Migas di Tengah Geopolitik Panas
-
Fenomena Gerhana Matahari Cincin Bakal Terjadi pada 17 Februari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.