Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menpar: Pemerintah Siapkan Stimulus bagi Sektor Pariwisata

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 18:10 WIB | Oleh:
Menpar: Pemerintah Siapkan Stimulus bagi Sektor Pariwisata Doc: ANTARA/Kementerian Pariwisata
Ket. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata mengatakan telah menyiapkan berbagai program dan stimulus untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata.

“Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, kami akan terus mendorong promosi, serta melakukan sosialisasi dan pemantauan kepatuhan bersama OTA (agen perjalanan daring) dan para pemangku kepentingan," kata Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, dalam Laporan Kinerja Bulanan di Jakarta, Sabtu (15/11).

Widiyanti menyebut stimulus yang dimaksud adalah paket ekonomi 8+4+5. Dua program di antaranya berkaitan langsung dengan pariwisata, yaitu insentif PPh 21 ditanggung pemerintah bagi pekerja di sektor pariwisata berpendapatan hingga Rp10 juta per bulan, serta program magang satu tahun dengan uang saku pemerintah bagi lulusan baru pendidikan pariwisata yang melibatkan 39 perusahaan dan telah membuka 457 lowongan.

Menjelang Natal dan Tahun Baru tahun 2025/2026, pemerintah juga menyiapkan stimulus berupa insentif perjalanan wisata melalui diskon transportasi darat, laut, dan udara untuk mendorong peningkatan perjalanan wisata dalam negeri.

Insentif tersebut berlaku 22 Desember 2025–10 Januari 2026 dengan potongan harga 13–14 persen untuk pesawat udara, 30 persen untuk kereta api, serta penghapusan biaya jasa pelabuhan untuk angkutan penyeberangan. Diskon 20 persen untuk angkutan laut berlaku 17 Desember 2025–10 Januari 2026.

Capaian Internasional

Sementara terkait program pemerintah, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menambahkan bahwa saat ini capaian internasional sektor pariwisata Indonesia semakin membanggakan.

Pada 8 Oktober 2025, Michelin mengumumkan daftar penerima Michelin Keys 2025. Dari sekitar 7 ribu hotel di seluruh dunia dalam The Michelin Guide, sebanyak 2.457 hotel menerima penghargaan, termasuk 33 hotel Indonesia.

Prestasi ini semakin diperkuat dengan keberhasilan dua hotel Indonesia yang masuk dalam daftar The World’s 50 Best Hotels.

“Pencapaian ini menandai babak baru peningkatan kualitas industri perhotelan Indonesia, sejalan dengan program Pariwisata Naik Kelas, serta mempertegas posisi Indonesia sebagai destinasi berkelas dunia,” kata dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.