Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bek Asing Persis Solo Akui Lini Belakang Rapor Merah, Janji Bangkit Usai Jadi Lumbung Gol

📅 Jumat, 14 Nov 2025, 02:30 WIB | Oleh:
Bek Asing Persis Solo Akui Lini Belakang Rapor Merah, Janji Bangkit Usai Jadi Lumbung Gol Doc: JPNN

JAKARTA - Persis Solo tengah menghadapi periode sulit di BRI Super League 2025/2026. Klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu menjadi salah satu tim dengan pertahanan terburuk sejauh musim berjalan. Hingga pekan ke-12, Persis sudah kebobolan 22 gol dari 11 laga—catatan tertinggi di antara seluruh kontestan liga.

Hasil buruk tersebut membuat Persis terperosok ke peringkat ke-17 klasemen sementara, hanya satu tingkat di atas juru kunci, dengan koleksi enam poin. Rentetan 10 laga tanpa kemenangan juga memperpanjang penderitaan tim yang bermarkas di Stadion Manahan, Solo, itu.

Bek asal Belanda, Xandro Schenk, mengakui bahwa lini pertahanan Persis memang harus segera dibenahi. Namun, menurutnya, beberapa kebobolan yang dialami tim bukan sepenuhnya akibat kesalahan koordinasi, melainkan juga karena faktor ketidakberuntungan dan kualitas lawan.

“Dalam beberapa situasi, kami memang harus bertahan lebih baik. Tapi terkadang kami juga kurang beruntung. Saat melawan PSIM, kami tidak memberi banyak peluang, tapi tetap kebobolan dua gol—salah satunya dari tembakan jarak 25 meter yang sulit diantisipasi,” ujar Xandro.

Pertandingan melawan PSIM Yogyakarta pekan lalu memang menunjukkan upaya Persis melakukan perbaikan. Di bawah arahan caretaker Tithan Suryata, tim mencoba skema baru dengan tiga bek sejajar, menambah Sutanto Tan di jantung pertahanan untuk menemani duet Cleylton Santos dan Xandro. Namun, strategi itu belum memberi hasil maksimal. Persis tetap kebobolan, sementara kiper Gianluca Pandeynuwu yang dipercaya menggantikan Muhammad Riyandi juga melakukan blunder yang berujung gol.

Xandro menegaskan, seluruh pemain bertanggung jawab memperbaiki rapor pertahanan tim. Ia percaya jeda dua pekan kompetisi akibat agenda FIFA Matchday menjadi waktu ideal bagi Persis untuk mengevaluasi kelemahan.

“Yang jelas, kami harus bisa tampil lebih baik. Kami sadar jadi tim dengan kebobolan terbanyak bukan hal yang bisa diterima. Dua pekan ke depan akan kami manfaatkan untuk berbenah,” ujarnya.

Dengan peluang memperbaiki diri selama jeda kompetisi, publik Solo berharap Persis bisa bangkit dari zona merah dan kembali menunjukkan performa solid di paruh kedua musim. Kini, semua mata tertuju pada lini belakang Laskar Sambernyawa—apakah janji perbaikan Xandro dan rekan-rekannya akan benar-benar terwujud.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Hudson: Supporter Stadion Utama GBK Sangat Fanatik

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Hudson: Supporter Stadion U...
Nasional
Makna Dibalik Peristiwa di ...
Luar Negeri
Trump Klaim Iran Hampir Men...
Megapolitan
516 Angkot Bogor Masih Dibu...

Pembangunan Karakter Harus Berisi Nilai-nilai Toleransi

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Pembangunan Karakter Harus ...
Luar Negeri
Hingga 500 Sekolah di Pranc...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.